Hujan Tak Surutkan Warga Serbu Masjid Gedhe Kauman Berbuka Puasa

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Para jamaah tetap memadati Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta meski hujan deras mengguyur sejak siang, menunjukkan semangat berbuka puasa bersama, kata panitia.

“Tradisi pembagian gulai kambing ini berlangsung puluhan tahun,” ujar pengurus masjid menegaskan warisan Ramadhan tetap dijaga warga lintas generasi di kota.

Setiap Kamis Ramadhan, panitia menyiapkan ratusan paket takjil berisi nasi dan gulai kambing hangat, “semua untuk jamaah tanpa kecuali,” jelas panitia.

Bungkusan coklat ditata rapi sejak pukul 16.30, petugas menambahkan tiga kurma dan teh melati hangat, “agar jamaah nyaman menunggu waktu berbuka,”.

Aroma teh melati semerbak memenuhi serambi masjid, menghadirkan suasana khusyuk di tengah hujan deras, “ini berkah Ramadhan,” kata seorang jamaah setempat.

Sebelum berbuka, jamaah duduk mendengarkan ceramah ustaz yang mengulas makna puasa dan kepedulian sosial, “Ramadhan momentum berbagi,” tuturnya kepada peserta kajian.

Mereka juga diberi kesempatan bertanya langsung tentang ibadah dan kehidupan, “dialog ini mempererat ukhuwah,” kata ustaz disambut anggukan para jamaah hadir.

Saat sirine berbunyi, adzan Maghrib menggema, jamaah serentak membuka bungkusan coklat itu, “rasanya istimewa setiap tahun,” ujar seorang pemuda asal Sentolo dengan antusias.

Panitia menyebut tradisi ini mencerminkan solidaritas sosial masyarakat Yogyakarta, “kebersamaan menjadi ruh kegiatan berbagi takjil setiap Ramadhan,” kata koordinator program masjid.

Meski hujan turun deras, antrean panjang tetap terbentuk, “cuaca tidak menghalangi niat berbuka bersama,” ujar seorang ibu yang datang sejak siang.

Pengurus menegaskan kegiatan rutin ini dibiayai donasi masyarakat dan jamaah, “partisipasi publik menjadi kekuatan utama menjaga tradisi berbagi setiap tahun,” katanya.

Tradisi gulai kambing di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta terus lestari, “semoga menginspirasi kepedulian sosial dan persatuan umat Indonesia,” ujar tokoh masyarakat. (waw)

Berita Terkait

Condongcatur Gaspol Digitalisasi, SIDES Percepat Layanan Publik Berbasis Data
Dosen FST UWM Digenjot Perkuat Reputasi Global Akademik Digital
Dukung Agenda Nasional, Wamen Ossy Tegaskan Pentingnya Progres KSPEAN di Papua Selatan
STAK Yogyakarta Apresiasi Polri, Bedah Rumah dan Bansos
Martadani Tantang Prodi Tunjukkan Inovasi Nyata Demi Keunggulan Fakultas
Sabrina Sapu Bersih TKAD, Raih Nilai Sempurna Berkat Ketekunan ‎
Di Era Medsos dan AI, Pers Profesional Tetap Jadi Pilar Informasi
‎Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus, Perkuat Kemandirian Ekonomi Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:39 WIB

Condongcatur Gaspol Digitalisasi, SIDES Percepat Layanan Publik Berbasis Data

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WIB

Dosen FST UWM Digenjot Perkuat Reputasi Global Akademik Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:13 WIB

Dukung Agenda Nasional, Wamen Ossy Tegaskan Pentingnya Progres KSPEAN di Papua Selatan

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:45 WIB

STAK Yogyakarta Apresiasi Polri, Bedah Rumah dan Bansos

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:32 WIB

Martadani Tantang Prodi Tunjukkan Inovasi Nyata Demi Keunggulan Fakultas

Berita Terbaru