Herman Deru Bergerak Cepat, Penanganan Karhutla Sumsel Diperkuat dengan OMC dan Patroli Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bergerak cepat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumsel. Berbagai langkah penanganan terus dilakukan, mulai dari memantau langsung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), penyemaian garam, hingga melakukan patroli udara untuk melihat kondisi karhutla dari dekat.

Langkah tersebut dilakukan Herman Deru saat memantau pelaksanaan OMC di Pangkalan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang, Kamis (27/8) siang. Dalam kegiatan tersebut, Herman Deru didampingi Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzarekki.

Tidak hanya memantau proses penyemaian garam, Herman Deru bersama Bupati OKI juga melakukan patroli udara untuk melihat langsung kondisi karhutla, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Ini tidak bisa dijangkau pakai patroli darat. Karena itu, kita lakukan patroli udara untuk melihat langsung kondisi yang ada,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, upaya modifikasi cuaca telah dilakukan secara intensif sejak Mei 2026. Hingga akhir Agustus, penyemaian garam telah dilakukan sebanyak 53 kali sebagai bagian dari upaya mendorong terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan.

“Kalau ditotal, satu gelombang itu 24 sortie. Sudah 48, sama ini menjadi 53 kali,” jelasnya.

Herman Deru menjelaskan, posko induk yang berada di Lanud SMH menjadi salah satu pusat monitoring dan perencanaan penanggulangan karhutla, termasuk memantau pelaksanaan OMC.

Dalam operasi tersebut, garam atau natrium klorida (NaCl) disiapkan untuk disemai ke awan yang memiliki kandungan air sehingga diharapkan dapat memicu terjadinya hujan.

“Sampai akhir Agustus ini sudah 53 kali penebaran garam dilakukan sejak bulan Mei. Kalau kemarin di beberapa titik terjadi hujan, itu salah satu dampak dari penaburan NaCl ini,” katanya.

Pesawat yang digunakan dalam operasi tersebut juga telah dimodifikasi secara khusus dengan lubang di bagian bawah untuk melakukan penyemaian garam. Pada pelaksanaan OMC kali ini, fokus penyemaian diarahkan ke wilayah Kabupaten OKI.

“Hari ini kita monitoring OMC yang tengah fokus penyemaian garam di kawasan Kabupaten OKI. Sekarang ini lagi fokus di OKI. Kita akan turun lagi ke lapangan untuk melihat kondisi yang ada,” tegas Herman Deru.

Herman Deru menyebutkan, sejak ditetapkannya status kedaruratan karhutla Sumsel tahun 2026, total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 1.950 hektare. Namun, kondisi terkini menunjukkan penanganan terus dilakukan dan luasan titik api dapat ditekan.

“Kalau hari ini, 93 hektare itu di gambut, sisanya sekitar 33 hektare di lahan mineral,” ungkapnya.

Ia menambahkan, karhutla tersebut tersebar di tujuh kabupaten/kota. Perubahan kondisi cuaca dan menurunnya jumlah hotspot turut memberikan dampak terhadap membaiknya kualitas udara di sejumlah wilayah Sumsel.

Menurutnya, kondisi langit yang mulai terlihat lebih cerah menjadi salah satu indikator perbaikan, meskipun upaya penanganan dan pencegahan tetap harus dilakukan secara konsisten.

“Perbaikan kualitas udara bisa karena didorong angin, bisa juga ditambah dengan penurunan jumlah hotspot,” ujarnya.

Dalam patroli udara tersebut, Herman Deru turut didampingi jajaran terkait, termasuk pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lanud SMH, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel. Patroli dilakukan sebagai langkah untuk memastikan penanganan karhutla di lapangan berjalan cepat dan tepat sasaran.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Pertemuan Strategis! Herman Deru dan Kapolda Sumsel Sepakat Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Solusi Cerdas Atasi Kabut Asap, Herman Deru Dorong Skema Dry Ice Jadi Langkah Permanen Mitigation Karhutla
Resmikan Masjid DQM Banyuasin, Herman Deru: Jangan Hanya Dibangun, Ramaikan dengan Kegiatan Ilmu!
Tanggulangi Karhutla Lebih Canggih, Sumsel Berpeluang Pimpin Penerapan Teknologi Realiza
Bergerak Cepat! Pesawat Operasi Teknologi Dry Ice Diberangkatkan Hari Ini di Sumsel
Terobosan Baru Atasi Asap, Gubernur Herman Deru Sambut Uji Coba Teknologi Dry Ice di Sumsel
Herman Deru Apresiasi Keharmonisan Eksekutif-Legislatif di OKI: Kunci Utama Pembangunan!
Tanggapi Pandangan Umum 8 Fraksi DPRD, Pemprov Sumsel Beberkan Arah Prioritas APBD 2027

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Pertemuan Strategis! Herman Deru dan Kapolda Sumsel Sepakat Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Solusi Cerdas Atasi Kabut Asap, Herman Deru Dorong Skema Dry Ice Jadi Langkah Permanen Mitigation Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Resmikan Masjid DQM Banyuasin, Herman Deru: Jangan Hanya Dibangun, Ramaikan dengan Kegiatan Ilmu!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Tanggulangi Karhutla Lebih Canggih, Sumsel Berpeluang Pimpin Penerapan Teknologi Realiza

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Bergerak Cepat! Pesawat Operasi Teknologi Dry Ice Diberangkatkan Hari Ini di Sumsel

Berita Terbaru