Hari Ibu 2025, PKK Lampung Fokuskan Edukasi Digital bagi Perempuan dan Penyandang Disabilitas

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza mengajak kaum perempuan, khususnya para ibu, untuk terus meningkatkan literasi digital dan kecerdasan finansial sebagai bekal melindungi keluarga dari kejahatan online serta memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

Ajakan itu disampaikan Ibu Wulan saat membuka Seminar Literasi Keuangan Sicantik (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) dalam rangka Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 di Gedung Student Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (Unila), Bandarlampung, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Literasi Digital dalam Mencegah dan Melaporkan Penipuan Online” dan turut dihadiri perempuan disabilitas dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Lampung.

Wulan mengatakan para ibu memiliki peran penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga.

Karena itu, perempuan perlu menjadi lebih cerdas dalam mengelola keuangan dan tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi digital.

“Kita harus terus menambah nilai diri dengan belajar dan memahami dunia digital, agar mampu melindungi keluarga dari kejahatan online serta bertahan menghadapi situasi ekonomi,” ujar Wulan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Provinsi Lampung bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung.

Wulan menyampaikan apresiasi kepada PIISEI Provinsi Lampung yang telah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat kiprah organisasi perempuan di daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat menambah wawasan dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan keluarga Lampung yang cerdas digital, mandiri finansial, dan tangguh menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Wulan menegaskan, kemajuan suatu masyarakat dapat dilihat dari kemampuannya memanfaatkan teknologi. Namun, jika tidak disertai pemahaman literasi digital, kemajuan itu justru bisa membawa dampak negatif.

“Banyak kasus penipuan online muncul karena kurangnya pengetahuan. Ibu-ibu harus tahu cara mengenali modus penipuan seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, undian palsu, atau penipuan berkedok donasi,” katanya.

Ia mendorong para ibu untuk aktif mencari informasi dan belajar melalui berbagai sumber, baik buku maupun media sosial yang edukatif.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampun Otto Fitriandy menyambut baik kegiatan ini dan menilai perempuan memiliki peran besar dalam membangun ketahanan ekonomi bangsa.

“Kami terus mendorong agar perempuan, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik dan mandiri,” ujar Otto.

Otto mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap penipuan digital yang sering menggunakan modus pengumpulan data pribadi melalui SMS atau WhatsApp.

“Ibu-ibu harus kritis terhadap setiap penawaran yang meminta data pribadi. Jangan mudah percaya sebelum memverifikasi sumbernya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa industri jasa keuangan berkomitmen memberikan kemudahan akses layanan bagi penyandang disabilitas, baik dalam produk simpanan maupun pembiayaan.

“Kami OJK menilai bahwa kaum perempuan memiliki peran yang luar biasa dalam membangun keluarga dan juga perekonomian bangsa. Tidak terkecuali bagi perempuan penyandang stabilitas karena dengan segala keterbatasannya, mampu berkontribusi dalam kegiatan ekonomi dan sosial di masyarakat,” katanya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan syariah yang adil, beretika, dan sesuai dengan prinsip keterbukaan.

“Kami melihat bahwa dengan dalam peringatan hari ibu ini, kita memiliki semangat yang sama untuk mendorong kaum perempuan juga melek industri jasa keuangan, dan mampu menjadi punya kemandirian secara finansial,” katanya.

Sebagai wujud dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan, dalam kesempatan tersebut turut diserahkan Bantuan Kredit kepada 10 UMKM Perempuan serta Beasiswa Dana Anak Asuh bagi siswa berprestasi dan kurang mampu.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lomba berkebaya.

Turut hadir, Ketua PIISEI Provinsi Lampung Marselina Djayasinga, Rektor Unila Lusmeilia Afriani, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Provinsi Lampung Usep Syaipudin dan Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Lampung Siti Chodijah.(nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Digelar di Kompleks Kantor Gubernur Lampung
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Upacara Digelar di Lapangan Korpri Lampung
Pemprov Lampung Dorong Deteksi Dini untuk Perkuat Penanganan Kanker
Pemprov Lampung Dorong Transformasi Pertanian Modern untuk Sejahterakan Petani
Dorong Desa Lebih Mandiri, Pemprov Lampung Jalankan Program “Desaku Maju”
DPRD Lampung Bahas Propemperda 2027, Sekda Marindo Kurniawan Hadir
Wagub Jihan Nurlela: Mahasiswa Lampung Harus Adaptif di Tengah Perubahan Digital
Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Digelar di Kompleks Kantor Gubernur Lampung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Upacara Digelar di Lapangan Korpri Lampung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Lampung Dorong Deteksi Dini untuk Perkuat Penanganan Kanker

Rabu, 30 September 2026 - 13:56 WIB

Pemprov Lampung Dorong Transformasi Pertanian Modern untuk Sejahterakan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

Dorong Desa Lebih Mandiri, Pemprov Lampung Jalankan Program “Desaku Maju”

Berita Terbaru