Forkom PAC PPP Bantul Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Desak Perubahan Kepemimpinan

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANTUL – Konflik internal di tubuh PPP Kabupaten Bantul semakin memanas.

Setelah sebelumnya melakukan penyegelan kantor DPC PPP Bantul sebagai bentuk mosi tidak percaya, kini Forum Komunikasi (Forkom) Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Bantul kembali menggelar aksi simbolik dengan mengibarkan bendera PPP setengah tiang, Senin (29/6/2026).

Aksi tersebut disebut sebagai wujud keprihatinan terhadap kondisi partai di tingkat daerah.

Perwakilan PAC Srandakan, Aris, menegaskan pengibaran bendera setengah tiang merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Aksi ini menjadi bentuk keprihatinan kami terhadap kondisi internal PPP Bantul yang semakin memprihatinkan,” ujarnya.

Ia menilai persoalan di internal partai harus segera mendapat perhatian agar tidak semakin berlarut-larut.

Aris mengatakan, pengibaran bendera setengah tiang bukan sekadar aksi simbolik, tetapi juga menjadi pesan bahwa sebagian besar pengurus tingkat kecamatan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan DPC PPP Bantul saat ini.

“Kami memandang perlu adanya langkah penyelamatan organisasi agar PPP Bantul kembali berjalan sesuai mekanisme partai dan aspirasi kader di tingkat bawah,” tegasnya.

Senada dengan itu, perwakilan Forkom PAC, Supardiono, menegaskan aksi tersebut bukan bertujuan memecah belah partai.

“Kami justru ingin PPP Bantul kembali solid. Aksi ini adalah bentuk kepedulian kami agar organisasi berjalan sesuai aturan dan semangat perjuangan kader,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak dapat melihat aksi tersebut sebagai bentuk kecintaan kader terhadap partai.

Forkom PAC juga mendesak pengurus di tingkat yang lebih tinggi segera mengambil langkah penyelesaian.

“Kami meminta DPW maupun DPP PPP segera turun tangan menyelesaikan polemik yang berkepanjangan. Jangan sampai persoalan ini semakin merugikan partai menjelang agenda politik mendatang,” ujar Supardiono.

Menurutnya, penyelesaian konflik harus dilakukan melalui mekanisme organisasi yang adil dan terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari jajaran DPC PPP Bantul terkait aksi pengibaran bendera setengah tiang tersebut.

Sementara itu, Forkom PAC menegaskan akan terus menempuh langkah-langkah organisasi secara damai.

“Kami akan terus menyuarakan aspirasi kader dengan cara yang tertib hingga tuntutan kami mendapat perhatian dari DPW maupun DPP,” pungkas perwakilan Forkom PAC.(waw)

Berita Terkait

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama
SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:51 WIB