FH UWM Bidik Peningkatan Riset dan Publikasi Bereputasi

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎SLEMAN – Fakultas Hukum UWM menggelar workshop untuk mendorong dosen semakin produktif meneliti dan menerbitkan karya ilmiah berkualitas serta bereputasi nasional dan internasional di kampus.

Workshop akademik tersebut berlangsung di Ruang Sidang Semu Gedung Pambiji Kampus Terpadu UWM Yogyakarta dan diikuti seluruh dosen Fakultas Hukum setempat.

Kegiatan bertajuk Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian dan Publikasi Ilmiah ini menjadi langkah strategis memperkuat budaya riset di lingkungan Fakultas Hukum UWM secara berkelanjutan.

Pimpinan Redaksi Jurnal Widya Pranata Hukum, Fifink Praiseda Alviolita, mengatakan kualitas artikel sangat bergantung pada kualitas penelitian yang mendasarinya sejak awal secara kuat.

Menurut Fifink, kemampuan menyusun proposal kompetitif menjadi penting agar dosen mampu menghasilkan penelitian berkualitas dan berpeluang diterbitkan jurnal bereputasi nasional maupun internasional berkelanjutan.

“Peningkatan kemampuan dosen menyusun proposal penelitian yang kompetitif menjadi langkah penting menghasilkan karya ilmiah berkualitas,” ujar Fifink dalam workshop hari ini.

Jurnal Widya Pranata Hukum yang telah terakreditasi SINTA 4 turut berkomitmen meningkatkan kapasitas dosen dalam penelitian dan publikasi ilmiah secara berkelanjutan bersama fakultas.

“Melalui kegiatan ini, dosen diharapkan memahami strategi memperoleh pendanaan penelitian serta mengelola luaran publikasi sesuai tuntutan dunia akademik,” katanya peserta workshop hari ini.

Dekan Fakultas Hukum UWM, Dr. Hartanto, membuka kegiatan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga produktivitas penelitian dan publikasi sebagai tanggung jawab akademik dosen secara berkelanjutan.

“Penelitian dan publikasi bukan hanya indikator kinerja dosen, tetapi juga berkontribusi terhadap reputasi institusi dan program studi,” kata Hartanto dalam sambutannya kepada peserta.

Hartanto menyebut Program Studi Hukum Program Sarjana FH UWM kini memiliki SINTA Score tertinggi di lingkungan Universitas Widya Mataram saat ini secara membanggakan.

“Capaian ini membanggakan sekaligus menjadi tantangan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan posisi melalui produktivitas penelitian serta publikasi berkelanjutan,” ujarnya kepada seluruh sivitas bersama.

Workshop menghadirkan Laili Nur Anisah dan Asma Karim, dua dosen yang berpengalaman menerima pendanaan hibah penelitian dari kementerian terkait secara berkelanjutan tahun ini.

Laili memaparkan berbagai program penelitian DPPM, termasuk skema pendanaan, ketentuan proposal, format penulisan, tahapan seleksi, serta strategi memenangkan hibah penelitian kompetitif bagi dosen.

“Proposal harus sistematis, memiliki kebaruan penelitian, relevan dengan prioritas riset nasional, serta disusun sesuai kebutuhan program pendanaan,” jelas Laili peserta workshop hari ini.

Asma kemudian membahas tantangan setelah memperoleh Hibah Penelitian Fundamental Reguler, terutama kewajiban publikasi pada jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus secara konsisten terus.

“Lolos hibah bukan garis akhir, melainkan awal perjalanan panjang menuju publikasi berkualitas,” tegas Asma saat menjelaskan pengalaman akademiknya kepada peserta workshop dalam workshop.

Fakultas Hukum UWM berharap workshop meningkatkan proposal berpendanaan dan publikasi bereputasi, sekaligus memperkuat budaya riset berkelanjutan di lingkungan kampus secara konsisten dan terukur. (ady)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Ungkap Produksi Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangerang Selatan
Bekali Pemuda dengan Business Model Canvas, UWM Yogyakarta Dorong Ide Kreatif Jadi Bisnis
FITK UIN Sunan Kalijaga Tanamkan Budaya Akademik dan Inklusivitas Lewat PBAK 2026
STAK DIY Deklarasikan Aksi Damai, Tolak Aksi Meresahkan
Desil DTSEN Melenceng, Warga Mengadu, Dinsos Buka Jalur Pembaruan
PSM Sunshine Voice UMY Raih Tiga Gold Medaldi Malaysian Choral Eisteddfod 2026
Anggaran Pencegahan Karhutla Dinilai Minim, Pakar UMY Soroti Pola Penanganan yang Reaktif
Pesawat Asing Diizinkan Tangani Karhutla, Pakar UMY Tegaskan Bukan Bentuk Pelemahan Kedaulatan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Produksi Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangerang Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Bekali Pemuda dengan Business Model Canvas, UWM Yogyakarta Dorong Ide Kreatif Jadi Bisnis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:34 WIB

STAK DIY Deklarasikan Aksi Damai, Tolak Aksi Meresahkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:29 WIB

Desil DTSEN Melenceng, Warga Mengadu, Dinsos Buka Jalur Pembaruan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:59 WIB

PSM Sunshine Voice UMY Raih Tiga Gold Medaldi Malaysian Choral Eisteddfod 2026

Berita Terbaru