Festival Lampion Jogja 2025 Siap Panaskan Malam Parangtritis Penuh Harapan

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Bantul – “Festival Lampion Jogja 2025 akan menyalakan semangat dan langit Bantul,” tegas panitia dalam pengumuman resminya.

‎Acara yang juga dikenal sebagai Lanterne Festival de Paris 2025 ini dijadwalkan berlangsung Sabtu, 25 Oktober 2025, pukul 22.30 WIB di kawasan Pantai Parangtritis.

‎Panitia menambahkan, “Kami memadukan keindahan budaya lokal dengan pengalaman visual memukau, menciptakan momen romantis sekaligus penuh kebersamaan.”

‎Panitia menyebut konsep “1001 lampion” akan diterbangkan ke langit malam, menghadirkan pemandangan “instagramable” dan simbol harapan baru.

‎“Kami ingin wisatawan lokal maupun mancanegara mengenal Parangtritis sebagai destinasi unggulan,” ujar perwakilan Dinas Pariwisata Bantul.

‎Suasana sore menuju malam akan semakin magis berkat deburan ombak, panorama matahari terbenam, dan pertunjukan kesenian khas Bantul.

‎“Romantisme pantai selatan Jawa akan terasa sempurna,” lanjutnya.

‎Tak hanya penerbangan lampion, festival ini menyuguhkan hiburan musik dan pertunjukan budaya.

‎“Tyok Satrio dan MLP Band siap memikat pengunjung,” kata koordinator acara. Panitia juga menghadirkan Fire Dance Show yang dijanjikan “membakar antusiasme penonton.”

‎Mereka menegaskan bahwa prosedur keselamatan sudah matang, “Kami bekerja sama dengan PLLU dan pemadam kebakaran untuk memastikan penerbangan lampion aman serta tidak mengganggu jalur udara.”

‎Tiket presale ketiga telah dibuka di laman resmi festivallampion.com. “Harga mulai Rp159 ribu untuk kategori Single tanpa lampion,” jelas tim tiket. Ada pula paket Couple seharga Rp409 ribu dan Family Rp818 ribu yang sudah termasuk lampion namun belum termasuk PPN dan tiket masuk kawasan wisata. Panitia menutup, “Cukup pilih tiket, datang tepat waktu, dan terbangkan harapan Anda bersama ribuan lampion di langit Parangtritis.”(*)

Berita Terkait

Setu Sinau ing Malioboro Dirancang Hadir Rutin Setiap Sabtu sebagai Daya Tarik Wisata Edukatif
Relawan Lintas Iman Bersihkan Kelenteng, Toleransi Menguat
Polda DIY Gaspol Amankan Higienitas Program MBG
‎HUT 18 Gerindra, Kader Teguhkan Amanat Prof Suhardi
Pemkot Yogyakarta Jaga Kondusivitas Ramadan Lewat Pengaturan Usaha Pariwisata
Merayakan Weton dalam Karya Batik, Agenda Budaya Digelar 14–21 Februari 2026
Geliat Putri Mataram Ziarah Bung Karno, Teguhkan Cinta Tanah Air
‎Donor Darah HPN 2026 Satukan Hotel, PMI, Komunitas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:11 WIB

Setu Sinau ing Malioboro Dirancang Hadir Rutin Setiap Sabtu sebagai Daya Tarik Wisata Edukatif

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:34 WIB

Relawan Lintas Iman Bersihkan Kelenteng, Toleransi Menguat

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:14 WIB

Polda DIY Gaspol Amankan Higienitas Program MBG

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:09 WIB

‎HUT 18 Gerindra, Kader Teguhkan Amanat Prof Suhardi

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:50 WIB

Pemkot Yogyakarta Jaga Kondusivitas Ramadan Lewat Pengaturan Usaha Pariwisata

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB