Festival Bregada Rakyat 2025 Digelar di Gua Selarong, Angkat Tema Perjuangan Pangeran Diponegoro

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Sekber Keistimewaan DIY, Widihasto Wasana Putra

Ketua Sekber Keistimewaan DIY, Widihasto Wasana Putra

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Festival Bregada Rakyat kembali digelar Sekber Keistimewaan DIY bersama Dinas Kebudayaan DIY di Gua Selarong, Bantul, Minggu (19/10/2025), dengan tema Perjuangan Pangeran Diponegoro.

‎Ketua Sekber Keistimewaan DIY, Widihasto Wasana Putra menegaskan,

‎“Ajang ini sudah memasuki tahun ke-13, menjadi ruang apresiasi sekaligus pelestarian seni keprajuritan rakyat,” ujarnya penuh semangat.

‎Ia menambahkan, konsep festival yang awalnya berupa kirab kini berkembang menjadi lomba koreografi.

‎“Dengan format ini, kami ingin mengeksplorasi kreativitas seni keprajuritan yang tumbuh pesat di kampung,” jelasnya.

‎Tema Perjuangan Pangeran Diponegoro dipilih sebagai refleksi 200 tahun Perang Jawa.

‎Widihasto menekankan, “Kita harus menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap perjuangan leluhur melawan penjajah,” ungkapnya.

‎Sebanyak 20 kelompok berbasis kewilayahan ikut serta, masing-masing beranggotakan 35 orang termasuk pemusik.

‎Mereka akan menampilkan koreografi seni keprajuritan dengan alur cerita yang terkonsep.

‎Juri dari Kasultanan Yogyakarta, Kadipaten Pakualaman, serta kalangan budayawan menilai berdasarkan alur cerita, kreativitas, kostum, properti, ekspresi, musik, hingga durasi.

‎Lima penyaji terbaik akan meraih hadiah total Rp50 juta.

‎“Pendaftaran dibuka hingga 12 Oktober, dan technical meeting pada 15 Oktober di Dinas Kebudayaan DIY.

‎Kami mengundang masyarakat hadir memberikan apresiasi di Gua Selarong,” pungkas Widihasto.(waw)

Berita Terkait

Mahasiswa Guncang Forum Pancasila UGM, Pejabat Didesak Bertanggungjawab
Budiman Sudjatmiko Sesalkan Dialog Mahasiswa di UGM Terhenti Mendadak
Enam Tahun Mengabdi, Al-Ma’mun Bergerak Rawat Yatim dan Dhuafa
Mas Marrel Bongkar Alasan Kraton Tutup Alun-Alun Utara Yogyakarta
‎Al-Maun Bergerak Nyata, Santuni Yatim Dhuafa Perkuat Kepedulian Sosial
‎Milad Keenam Al-Maun Tebar Santunan, Ratusan Dhuafa Tersenyum Bahagia
Jogja Percepat Benamkan Kabel Telekomunikasi Demi Kota Lebih Indah
UWM Gencar Edukasi Digital, Warga Rejowinangun Berebut Beasiswa Kuliah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:09 WIB

Budiman Sudjatmiko Sesalkan Dialog Mahasiswa di UGM Terhenti Mendadak

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:29 WIB

Enam Tahun Mengabdi, Al-Ma’mun Bergerak Rawat Yatim dan Dhuafa

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:21 WIB

Mas Marrel Bongkar Alasan Kraton Tutup Alun-Alun Utara Yogyakarta

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:55 WIB

‎Al-Maun Bergerak Nyata, Santuni Yatim Dhuafa Perkuat Kepedulian Sosial

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:25 WIB

‎Milad Keenam Al-Maun Tebar Santunan, Ratusan Dhuafa Tersenyum Bahagia

Berita Terbaru