Felicia Menang The Icon Indonesia 2026, Trinity Optima Production Resmikan Debut Dua Finalis Terbaik

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JAKARTA – Ajang pencarian bakat The Icon Indonesia resmi menobatkan Felicia sebagai juara dan Vedra sebagai runner-up setelah melewati kompetisi selama empat bulan. Program yang tayang di SCTV dan platform streaming Vidio tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi dua talenta muda yang kini resmi bergabung dengan Trinity Optima Production.

Keberhasilan Felicia dan Vedra tidak hanya menjadi penutup kompetisi, tetapi juga menandai lahirnya dua penyanyi muda dengan karakter musikal yang kuat. Selama mengikuti The Icon Indonesia, keduanya konsisten menunjukkan perkembangan kemampuan vokal, interpretasi lagu, hingga penampilan yang mampu memikat perhatian dewan juri maupun penonton.

Bahkan sebelum malam Grand Final berlangsung, Trinity Optima Production telah memperkenalkan kedua finalis melalui karya debut mereka. Vedra merilis lagu berjudul “Kronologi”, ciptaan Alam Urbach, yang mengangkat kisah dinamika hubungan dan ketidakpastian perasaan. Sementara Felicia memperkenalkan “Masalahnya”, lagu karya Iqbal Siregar, Denis Ligia, dan Faishal M. Fasya yang bercerita tentang pergulatan antara logika dan hati.

Bagi Felicia, gelar juara The Icon Indonesia merupakan impian yang akhirnya terwujud sekaligus menjadi titik awal karier profesionalnya di industri musik Indonesia.

“Aku masih belum benar-benar percaya dengan semua yang terjadi. Selama mengikuti The Icon Indonesia, aku belajar bahwa setiap latihan, kritik, dan kesempatan tampil di atas panggung adalah proses yang membentukku menjadi penyanyi yang lebih baik,” ujar Felicia.

Ia mengaku sangat antusias bisa memberikan penampilan terbaik di malam puncak. Menurutnya, kemenangan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan panjang sebagai musisi.

“Semoga karya-karyaku diterima oleh para pendengar dan setelah ini aku bisa terus semangat dan konsisten berkarya di dunia musik Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, Vedra mengaku tidak kecewa meski harus mengakhiri kompetisi sebagai runner-up. Baginya, pengalaman selama mengikuti The Icon Indonesia jauh lebih berharga dibanding sekadar hasil akhir.

“Perasaan deg-degan pasti ada, tapi aku fokus memberikan yang terbaik dan maksimal. Rasanya senang banget karya aku bisa didengar oleh semua orang,” ungkap Vedra.

Ia juga mengaku bersyukur dapat bergabung di Trinity Optima Production bersama sejumlah musisi ternama seperti UNGU, Armand Maulana, Afgan, hingga Naura.

“Tidak keluar sebagai juara satu sama sekali bukan hal yang aku sedihkan. Ke depannya aku ingin terus berkarya, merilis banyak single, tetap rendah hati, punya karier yang panjang, dan selalu mendapat dukungan dari orang-orang tersayang,” tuturnya.

Perjalanan Felicia dan Vedra menjadi bukti komitmen Trinity Optima Production dalam menghadirkan talenta-talenta baru yang tidak hanya memiliki kualitas vokal, tetapi juga identitas musikal yang kuat.

Meski bersaing hingga babak Grand Final, keduanya justru membangun persahabatan yang erat selama kompetisi berlangsung. Mereka saling memberikan dukungan di balik panggung hingga merayakan pencapaian masing-masing setelah kompetisi berakhir.

Dengan karakter musik yang berbeda, Felicia dan Vedra diharapkan mampu menjadi wajah baru generasi penyanyi muda Indonesia yang membawa warna segar bagi industri musik nasional.

Sebagai langkah awal karier profesional mereka, single “Masalahnya” milik Felicia dan “Kronologi” milik Vedra telah resmi dirilis di seluruh platform musik digital sejak 3 Agustus 2026. Video visualizer kedua lagu tersebut juga sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube Trinity Optima Production. (Aga)

Berita Terkait

Indonesia Sabet 9 Penghargaan di WorldSkills Competition Shanghai 2026
Angkat Kriya Berkelanjutan, Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026
Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global
Hadapi Perkembangan Teknologi, Teknisi Ponsel Perlu Tingkatkan Kompetensi
MagangHub Batch 3 Angkatan II Dibuka, Kemnaker Ajak Perusahaan Jadi Mitra Penyelenggara
Teknologi Makin Berkembang, Wamenaker Afriansyah Noor Tekankan Kompetensi Teknisi Ponsel
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Tutup Usia 73 Tahun.
Herman Deru dan Febrita Lustia Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026 di JICC

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Angkat Kriya Berkelanjutan, Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026

Senin, 28 September 2026 - 10:54 WIB

Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global

Minggu, 27 September 2026 - 15:03 WIB

Hadapi Perkembangan Teknologi, Teknisi Ponsel Perlu Tingkatkan Kompetensi

Minggu, 27 September 2026 - 14:45 WIB

MagangHub Batch 3 Angkatan II Dibuka, Kemnaker Ajak Perusahaan Jadi Mitra Penyelenggara

Sabtu, 26 September 2026 - 14:28 WIB

Teknologi Makin Berkembang, Wamenaker Afriansyah Noor Tekankan Kompetensi Teknisi Ponsel

Berita Terbaru

Jajaran pemain dan tim produksi foto bersama saat konferensi pers peluncuran film layar lebar Cidro Asmoro di Raminten's Kitchen, Yogyakarta

Yogyakarta

Sukses di Serial, Cidro Asmoro Kini Diadaptasi ke Layar Lebar

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:15 WIB

Yogyakarta

‎GKR Bendara Kembali Pimpin DPD PUTRI DIY Periode 2026–2030

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:11 WIB