DPRD Dorong LPMK Kembali Jadi Ujung Tombak Pembangunan di Tingkat Kelurahan

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro, Sekretaris Komisi A R. Candra Akbar Ishmata, serta anggota Komisi A Dwi Candra Putra dan Mu’adz A.A. dalam program Sudut Pandang TVRI Yogyakarta. (Dok DPRD)

Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro, Sekretaris Komisi A R. Candra Akbar Ishmata, serta anggota Komisi A Dwi Candra Putra dan Mu’adz A.A. dalam program Sudut Pandang TVRI Yogyakarta. (Dok DPRD)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Program Sudut Pandang Istimewa TVRI Yogyakarta, Senin (10/11/2025), mengangkat tema “Menghidupkan Kembali LPMK sebagai Fungsi Perencanaan dan Pengawasan Berbasis Kelurahan”. Diskusi ini menghadirkan Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro, Sekretaris Komisi A R. Candra Akbar Ishmata, serta anggota Komisi A Dwi Candra Putra dan Mu’adz A.A.

Dalam dialog tersebut, Susanto Dwi Antoro menekankan pentingnya memperkuat kembali peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) sebagai garda depan partisipasi warga dalam pembangunan. Menurut dia, selama tiga tahun terakhir fungsi LPMK sebagai lembaga perencanaan dan pengawasan di tingkat kelurahan belum berjalan optimal karena adanya pembatasan kelembagaan.

Susanto menilai, Kota Yogyakarta memiliki kekuatan pentahelix yang melibatkan lima unsur utama: masyarakat kampung, pemerintah kota, perguruan tinggi, media, dan dunia usaha. Dalam ekosistem ini, LPMK menjadi jembatan penting antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus penghubung dengan kalangan akademik. “Media juga berperan besar dalam menyebarkan informasi dan memperkuat partisipasi publik terhadap kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, lanjutnya, berkomitmen untuk mendorong sinergi antarunsur tersebut agar LPMK kembali berfungsi sebagai ujung tombak perencanaan dan pengawasan berbasis kelurahan. Melalui penguatan peran ini, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif dalam mengawal pembangunan di lingkungannya.

Program Sudut Pandang Istimewa ini disiarkan melalui kanal YouTube TVRI Yogyakarta Streaming dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi publik tentang pentingnya kolaborasi dalam pembangunan berbasis komunitas. (ihd)

Berita Terkait

Kebijakan dan Kenaikan Danais, DPRD Kota Yogya Pacu Target Zero Stunting
Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan
DPRD DIY Protes Pemotongan Dana Desa 58,03 Persen, Infrastruktur dan Program Stunting Terancam
Penyiaran Digital di DIY, Eko Suwanto Soroti Elektronifikasi yang ‘Stagnan’
Reses Awal Ramadhan, DPRD Kota Yogyakarta Sinkronkan Aspirasi Warga dengan Musrenbang
Eko Suwanto Mengenang Dominikus Adi Sutarwijono, Pejuang Sederhana
DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas
Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:12 WIB

Kebijakan dan Kenaikan Danais, DPRD Kota Yogya Pacu Target Zero Stunting

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:56 WIB

Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:45 WIB

DPRD DIY Protes Pemotongan Dana Desa 58,03 Persen, Infrastruktur dan Program Stunting Terancam

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:42 WIB

Penyiaran Digital di DIY, Eko Suwanto Soroti Elektronifikasi yang ‘Stagnan’

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:14 WIB

Reses Awal Ramadhan, DPRD Kota Yogyakarta Sinkronkan Aspirasi Warga dengan Musrenbang

Berita Terbaru