DPRD DIY Serap Aspirasi Difabel Bantul, Dorong Pelatihan Usaha

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD DIY Nuryadi bertemu dengan anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bantul dalam kegiatan sambung rasa di Balai Kalurahan Canden, Jetis, Bantul, Sabtu (27/9/2025). (Jogja)

Ketua DPRD DIY Nuryadi bertemu dengan anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bantul dalam kegiatan sambung rasa di Balai Kalurahan Canden, Jetis, Bantul, Sabtu (27/9/2025). (Jogja)

JOGJAOKE.COM, Bantul — Ketua DPRD DIY Nuryadi bertemu dengan anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bantul dalam kegiatan sambung rasa di Balai Kalurahan Canden, Jetis, Bantul, Sabtu (27/9/2025). Pertemuan ini menjadi sarana menampung aspirasi sekaligus mempererat hubungan DPRD dengan masyarakat difabel.

Politikus PDI-P itu menyatakan, kunjungan langsung ke masyarakat penting agar wakil rakyat tidak sekadar bekerja dari gedung parlemen. “Harapannya, saya bisa membawa aspirasi ini sebagai bekal untuk memperjuangkannya di DPRD,” kata Nuryadi.

Dalam dialog, anggota PPDI menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari akses pendidikan, tantangan sosial, hingga keterbatasan peluang ekonomi. Bejo, perwakilan PPDI Bantul, menekankan agar perhatian terhadap difabel tidak berhenti pada kegiatan seremonial. “Kami berharap ini menjadi langkah nyata dalam memperjuangkan hak-hak difabel,” ujarnya.

Sementara itu, Saif, peserta kegiatan, menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi difabel. Ia berharap ada pelatihan usaha yang membuka peluang kerja dan wirausaha. “Setelah ikut pelatihan, kami bisa membuka usaha kecil untuk menambah penghasilan,” katanya.

Menanggapi hal itu, Nuryadi berkomitmen berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY. Ia menyebutkan, dinas tersebut memiliki program pelatihan keterampilan lengkap dengan peralatan dan instruktur. “Yang penting, setelah pelatihan, fasilitas itu dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen
Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal
80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan
Libur Tahun Baru, Eko Suwanto: Utamakan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun
Peran Keluarga Dinilai Krusial, DPRD DIY Ingatkan Bantuan Stunting Tepat Sasaran
Perda Riset DIY Disahkan, Menata Kebijakan Berbasis Data dan Kejujuran Sejarah
DPRD DIY Gelar Wayang ‘Kangsa Adu Jago’, Eko Suwanto Ajak Pemimpin Teguhkan Integritas

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:45 WIB

Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:37 WIB

Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal

Senin, 5 Januari 2026 - 22:33 WIB

80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:16 WIB

Libur Tahun Baru, Eko Suwanto: Utamakan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:27 WIB

Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru