DPRD Bekasi Siap Bahas Aspirasi Publik dalam Rapat Komisi dengan OPD

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi dan tuntutan masyarakat. Salah satu isu utama yang menjadi perhatian ialah evaluasi tunjangan anggota DPRD Kota Bekasi.

Kesepakatan tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, didampingi Wakil Wali Kota serta Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi.

“Kami mendengar dan merasakan apa yang menjadi harapan warga Kota Bekasi. Aspirasi ini akan kami tindaklanjuti bersama DPRD, tentu dengan memperhatikan aturan, perundang-undangan, serta kemampuan fiskal daerah,” ujar Tri Adhianto.

Selain evaluasi tunjangan DPRD, sejumlah isu lain turut disampaikan masyarakat, di antaranya efisiensi anggaran, penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), penyediaan sekolah gratis, transportasi, pembangunan infrastruktur publik seperti palang pintu kereta dan jembatan penyeberangan orang (JPO), serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Tri Adhianto, seluruh usulan tersebut akan dibahas bersama perangkat daerah terkait agar langkah yang diambil lebih terukur dan tepat sasaran.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menambahkan bahwa pihak legislatif siap mendukung langkah-langkah evaluasi tersebut. “Kami telah bersepakat dengan Wali Kota, semua aspirasi masyarakat akan dibahas dalam rapat-rapat komisi dengan OPD terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkot Bekasi juga sedang mengkaji kebijakan pengelolaan PBB agar lebih berpihak pada masyarakat. Evaluasi dilakukan secara mendalam, termasuk kemungkinan pemberian diskon atau bentuk kebijakan lain yang sesuai dengan aturan keuangan negara.

Tri Adhianto menegaskan bahwa prinsip efisiensi dan kesederhanaan tetap menjadi landasan Pemkot Bekasi dalam mengelola APBD.

“Uang yang kita kelola adalah uang rakyat, maka setiap rupiah harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan warga Kota Bekasi,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa
Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama
Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Fokus Memperluas Jangkauan Transportasi Publik Melalui Layanan Trans Beken
Jembatan Kalimalang Diresmikan, Sinergi Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Ditingkatkan
Bekasi Berkebaya Hadirkan Fashion Show Disabilitas, Tegaskan Nilai Kesetaraan dan Inklusivitas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:32 WIB

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:25 WIB

Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:51 WIB

Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:46 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB