Dorong Kolaborasi, Wamendagri Bima Ajak Pemda Manfaatkan Aset Prospektif untuk Fasilitas Olahraga

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan didukung oleh infrastruktur yang memadai. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber pada Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 yang digelar di Indonesia Arena, Blok 10 Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

“Pembinaan ini syarat utamanya adalah infrastructures. Tanpa pembinaan, tanpa infrastruktur, enggak mungkin [bisa], mau pembinaan seperti apa?” jelas Bima.

Dalam forum tersebut, Bima juga menyoroti besarnya potensi aset daerah yang dapat dimaksimalkan untuk mendukung pembinaan olahraga. Ia mencontohkan Kota Surabaya, yang sejak masa kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini dikenal mampu mengelola aset daerah secara optimal. Melalui pemetaan aset secara menyeluruh—mulai dari lahan kelurahan yang terbengkalai hingga lahan eks SPBU yang tidak sesuai tata ruang—pemerintah kota menertibkan dan mengelolanya kembali agar memberi manfaat bagi masyarakat.

Menurut Bima, praktik seperti ini perlu diperluas mengingat kebutuhan daerah yang terus berkembang. Optimalisasi aset dinilai menjadi kunci tidak hanya untuk memperkuat layanan publik, tetapi juga untuk mendorong pembinaan olahraga di berbagai daerah.

“Jadi bukan hanya gedung existing, tapi lahan-lahannya yang prospektif itu bisa digarap,” ujarnya.

Bima kemudian mengaitkan pentingnya pengelolaan aset dengan Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 2 Desember 2025 antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia menilai MoU ini sebagai momentum memperkuat sinergi pusat–daerah dalam pengelolaan sarana dan prasarana olahraga secara profesional. Melalui pendekatan kolaboratif, fasilitas olahraga yang selama ini kurang produktif dapat dihidupkan kembali sebagai ruang publik dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Lebih jauh, Bima menekankan bahwa pembangunan sarana olahraga tidak harus sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk menjajaki beragam bentuk kemitraan sebagai solusi pendanaan alternatif.

“Kalau anggaran Pemda terbatas, bisa bermitra. Anggaran Pemda terbatas bisa model KPBU misalnya ya, bekerja sama dalam berbagai caranya,” ungkapnya.

Sebagai ilustrasi, Bima menuturkan pengalamannya saat berkunjung ke Mandalika, di mana Pemda bekerja sama dengan pengelola kawasan untuk mengaktivasi aset melalui penyelenggaraan Korpri Fun Night Run. Menurutnya, kolaborasi semacam ini menunjukkan besarnya dampak yang dapat dihasilkan ketika seluruh pihak bergerak bersama.

“Jadi ini akan memicu kolaborasi antara semua stakeholders olahraga,” tandasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Tekankan Kepala Daerah Harus Adaptif dan Mampu Eksekusi Program
Wamendagri Ribka Haluk Terima Penghargaan Public Sector di CNN Awards 2026
Abdul Latif: Politik Dinasti Tak Bisa Dilihat Hitam Putih dalam Demokrasi
Mendagri Tito Karnavian Sebut Pendekatan “Stick and Carrot” Penting dalam Pembinaan Pemda
Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Jadi Ajang Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
Kemdiktisaintek Terima Aspirasi Peserta Aksi Hardiknas di Depan Kantor Kemdiktisaintek
Mengenal Praktik Baik Pola Asuh Ramah Anak di Pesantren
Program Perumahan Rakyat Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi dan Peningkatan PBB Daerah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Kepala Daerah Harus Adaptif dan Mampu Eksekusi Program

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:46 WIB

Abdul Latif: Politik Dinasti Tak Bisa Dilihat Hitam Putih dalam Demokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

Mendagri Tito Karnavian Sebut Pendekatan “Stick and Carrot” Penting dalam Pembinaan Pemda

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:34 WIB

Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Jadi Ajang Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kemdiktisaintek Terima Aspirasi Peserta Aksi Hardiknas di Depan Kantor Kemdiktisaintek

Berita Terbaru