DLH Kota Bekasi Temukan Parameter Air Melebihi Baku Mutu di Kali Jakamulya

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi, Kamis (8/1/2026) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menindaklanjuti laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial Instagram @infobekasi terkait adanya bau menyengat dari aliran Kali Jakamulya di wilayah Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Rabu (7/1/2026).

Sebagai respons atas laporan tersebut, DLH Kota Bekasi segera menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH), UPTD Laboratorium Lingkungan, UPTD Kebersihan Bekasi Selatan, serta Pasukan Katak untuk melakukan penelusuran sumber bau di sepanjang saluran air yang diduga terdampak pencemaran.

Untuk mengoptimalkan proses identifikasi sumber pencemar dan dampak lingkungan, tim dibagi ke dalam dua titik lokasi, yakni wilayah Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih sebagai bagian hulu saluran, serta Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan sebagai bagian hilir saluran.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menjelaskan bahwa kegiatan penelusuran dilakukan guna memastikan sumber pencemaran serta mengidentifikasi kemungkinan adanya pembuangan limbah yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan dan pengukuran parameter kualitas air secara in situ, diperoleh hasil sebagai berikut:

Dissolved Oxygen (DO): 0,5 mg/L
Klorin: 1,81 ppm
pH: 7,11
Daya Hantar Listrik (DHL): 612,5 µS

Hasil pengukuran tersebut menunjukkan adanya parameter yang melebihi baku mutu lingkungan, khususnya kadar DO yang seharusnya minimal 4 mg/L serta kadar klorin maksimal 0,03 ppm sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.

Pengambilan sampel air dilakukan di Kali Citra, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, yang merupakan aliran lanjutan dari wilayah Jatirasa, Kecamatan Jatiasih. Berdasarkan hasil identifikasi visual terhadap warna air dan bau, diketahui bahwa kondisi air di wilayah Jatirasa telah kembali normal dan relatif jernih, meskipun masih tercium bau. Sementara itu, cemaran terakumulasi di Kali Citra wilayah Jakasetia dan diperkirakan telah berlangsung selama kurang lebih dua hari.

“Petugas melakukan pengecekan langsung ke lapangan dengan menyusuri aliran drainase, melakukan pemantauan visual, serta pengambilan sampel air. Langkah ini merupakan bentuk respons cepat DLH Kota Bekasi dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat,” ujar Kiswatiningsih.

Selain itu, DLH Kota Bekasi juga berkoordinasi dengan aparat wilayah setempat untuk memperkuat pengawasan serta mengantisipasi potensi dampak pencemaran terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.

DLH Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berperan aktif melaporkan setiap indikasi pencemaran lingkungan melalui kanal pengaduan resmi DLH Kota Bekasi. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku.

DLH Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas lingkungan hidup serta memastikan tidak adanya aktivitas yang dapat merugikan ekosistem maupun mengganggu kenyamanan warga.(Ls)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Teuku Riefky Dorong Penguatan Kuliner Bogor Menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO
Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi Dinilai Penting untuk Percepat Pembangunan
Program Rp100 Juta per RW Dorong Warga Jadi Garda Terdepan Pembangunan Bekasi
Sinergi Pemkot & Warga Jaga Keamanan Mudik Lebaran
Momentum Kebersamaan, HUT ke-29 Kota Bekasi Hadirkan Hiburan dan Dukungan bagi UMKM
Musibah Longsor TPST Bantar Gebang Telan Korban Jiwa, Pemerintah Diminta Perkuat Pengawasan
Setelah Padurenan, Lapangan Olahraga Kedua Akan Dibangun di Pondok Gede
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Ajak Generasi Muda Mengenang Sejarah Perjuangan Tokoh Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:30 WIB

Teuku Riefky Dorong Penguatan Kuliner Bogor Menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:28 WIB

Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi Dinilai Penting untuk Percepat Pembangunan

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:16 WIB

Program Rp100 Juta per RW Dorong Warga Jadi Garda Terdepan Pembangunan Bekasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:54 WIB

Sinergi Pemkot & Warga Jaga Keamanan Mudik Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:50 WIB

Momentum Kebersamaan, HUT ke-29 Kota Bekasi Hadirkan Hiburan dan Dukungan bagi UMKM

Berita Terbaru