‎DIY Gerak Cepat Bantu Mahasiswa NTT Terdampak Gempa

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Yogyakarta kembali menunjukkan solidaritas nyata bagi mahasiswa Nusa Tenggara Timur terdampak gempa melalui bantuan khusus living cost dari Pemda DIY secara langsung segera.
‎
‎Bantuan tersebut diserahkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan kepada perwakilan Pemprov NTT dan mahasiswa yang terdampak bencana tersebut.
‎
‎Pemprov NTT mengapresiasi langkah cepat DIY yang menjadi provinsi pertama memberikan intervensi khusus bagi mahasiswa asal NTT setelah bencana gempa bumi terjadi berlangsung.
‎
‎“Kami sangat berterima kasih, yang paling respons pertama adalah dari DIY,” ujar Moris Sarumaha, sesepuh NTT di DIY kepada wartawan dalam kesempatan tersebut Kamis (20/8/2026).
‎
‎Moris mengatakan mahasiswa asal NTT tetap merasa menjadi bagian Yogyakarta, sembari berkomitmen menjaga kondusivitas selama menjalani pendidikan di daerah istimewa tersebut Yogyakarta tercinta.
‎
‎Menurut Moris, kepedulian tersebut memperkuat hubungan mahasiswa NTT dengan Yogyakarta yang selama ini menjadi tempat mereka menuntut ilmu dan berkembang bersama selama ini.
‎
‎Selain living cost, Pemda DIY menyiapkan bantuan pangan berupa beras, telur, abon ayam, dan mi instan hingga Desember 2026 mendatang rutin setiap bulan.
‎
‎Alokasi beras mencapai 405 kilogram setiap bulan, sementara bantuan pangan lainnya disalurkan rutin menyesuaikan kebutuhan mahasiswa terdampak bencana tersebut secara berkala oleh pemerintah.
‎
‎Bantuan pangan itu diharapkan menjaga kebutuhan dasar mahasiswa sehingga mereka dapat berkonsentrasi melanjutkan pendidikan selama keluarga menghadapi dampak bencana di NTT mereka terdampak.
‎
‎Pemda DIY juga menerbitkan Surat Edaran kepada perguruan tinggi se-DIY agar memberikan keringanan UKT atau biaya pendidikan mahasiswa yang terdampak bencana secara resmi.
‎
‎Kebijakan tersebut menjadi perhatian penting agar mahasiswa tetap dapat kuliah, meskipun keluarga mereka sedang menghadapi tekanan akibat bencana gempa di NTT saat ini.
‎
‎Pendataan dilakukan berkelanjutan melalui BPBD DIY dan TRC DIY, dengan sekitar 545 mahasiswa NTT tercatat dalam skema pendataan hingga saat ini sementara ini.
‎
‎Langkah pendataan tersebut diperlukan agar intervensi pemerintah semakin tepat sasaran, sekaligus memastikan mahasiswa yang membutuhkan tidak terlewat dalam pemberian bantuan lanjutan secara berkala.
‎
‎Salah seorang penerima manfaat, Vansianus Masir, mahasiswa APMD asal Manggarai Timur, mengaku terbantu setelah komunikasi dengan keluarga sempat terputus pascabencana tersebut di Yogyakarta.
‎
‎“Saya sempat kesulitan mendapat kabar keluarga dan kiriman,” ungkap Vansianus, menggambarkan situasi mahasiswa setelah gempa mengguncang wilayah asal mereka di NTT tersebut pascabencana yang terdampak.
‎
‎Bagi mahasiswa NTT, perhatian tersebut bukan sekadar bantuan, melainkan pesan bahwa Yogyakarta hadir ketika keluarga mereka menghadapi masa sulit akibat bencana yang melanda.
‎
‎“Jogja bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tapi juga rumah yang saling menjaga saat duka melanda,” menjadi pesan kuat solidaritas lintas daerah hari ini. (WAW)
‎

Berita Terkait

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono
‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta
Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat
‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton
Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan
Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:25 WIB

‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:20 WIB

‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:29 WIB

Yogyakarta

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:20 WIB