Distribusi SPHP Ditargetkan 900 Ton Hingga Akhir 2025, PalmCo Gerak Cepat Perluas Jangkauan

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Pemerintah memastikan stok beras nasional dalam kondisi surplus dan aman menjelang akhir 2025. Untuk menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat, langkah distribusi beras murah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus digenjot. Salah satu BUMN yang aktif mendukung program ini adalah PTPN IV PalmCo, dengan menyalurkan lebih dari 195 ton beras SPHP ke tiga pulau besar: Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Hingga awal September 2025, PalmCo telah menyalurkan 195,6 ton beras SPHP melalui 107 titik distribusi yang tersebar di wilayah operasionalnya. Jumlah ini merupakan bagian dari target distribusi sebesar 900 ton beras melalui 150 titik hingga akhir tahun.

“PalmCo selalu bergerak cepat memperluas jangkauan distribusi beras SPHP. Ini bentuk nyata dukungan kami terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat,” ujar Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, saat ditemui di Jakarta, Ahad (7/9/2025).

Menurut Jatmiko, harga beras SPHP yang dipasarkan PalmCo dipatok sebesar Rp12.500 per kilogram—lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku di beberapa wilayah. Skema ini diyakini mampu meredam potensi kenaikan harga akibat spekulasi atau praktik penimbunan.

Manfaat Langsung ke Masyarakat

Di lapangan, manfaat kehadiran beras SPHP mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Sanim (38), seorang pengemudi ojek daring di Palembang, mengaku terbantu dengan harga beras yang lebih terjangkau.

“Biasanya harga beras cukup tinggi, apalagi menjelang akhir bulan. Tapi beras SPHP ini harganya lebih murah dan kualitasnya bagus. Ini sangat membantu untuk kami yang penghasilannya tidak tetap,” tutur Sanim.

Program SPHP menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan, khususnya beras, yang merupakan komoditas strategis nasional. Dalam pelaksanaannya, Bulog sebagai lembaga pelaksana menyatakan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada dalam kondisi cukup, sehingga distribusi SPHP dipastikan berjalan lancar.

Produksi Naik, Stok Nasional Aman

Secara nasional, data dari Food and Agriculture Organization (FAO) dan United States Department of Agriculture (USDA) menunjukkan tren positif. Produksi padi Indonesia terus meningkat, seiring dengan penguatan sistem distribusi dan program swasembada pangan yang dipercepat.

“Dengan distribusi yang merata dan harga yang terjangkau, masyarakat tidak hanya mendapat akses terhadap pangan berkualitas, tetapi juga dilindungi dari fluktuasi harga yang bisa memicu inflasi,” kata Jatmiko.

Ke depan, PalmCo menargetkan perluasan titik distribusi hingga ke wilayah pelosok, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapat akses yang sama terhadap bahan pangan pokok.(*)

Berita Terkait

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Warning Ancaman Pembunuhan Karakter dan Konflik Sosial Berbasis AI
Penegakan Hukum yang Humanis Cerminkan Tingginya Peradaban Bangsa
Ajang Pameran Lukisan Perkuat Eksistensi Seniman Lokal untuk Terus Berkarya
“Nglaras” Dialog Mesem Adem Ayem, Pendekatan Humanis Menyerap Aspirasi Warga
Taman Safari Indonesia Dorong Kesadaran Konservasi Melalui IAPVC 2026
Sumsel Tawarkan Potensi Batu Bara, Sawit, dan Karet kepada Pengusaha Tiongkok
Banten Dipromosikan Jadi Pusat Industri Strategis pada Forum Bisnis Indonesia–Tiongkok
Kerukunan Sosial dalam Perspektif Kebangsaan dan Nilai Keutamaan Hidup

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:18 WIB

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Warning Ancaman Pembunuhan Karakter dan Konflik Sosial Berbasis AI

Senin, 25 Mei 2026 - 10:21 WIB

Penegakan Hukum yang Humanis Cerminkan Tingginya Peradaban Bangsa

Senin, 25 Mei 2026 - 08:39 WIB

Ajang Pameran Lukisan Perkuat Eksistensi Seniman Lokal untuk Terus Berkarya

Senin, 25 Mei 2026 - 08:33 WIB

“Nglaras” Dialog Mesem Adem Ayem, Pendekatan Humanis Menyerap Aspirasi Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:34 WIB

Taman Safari Indonesia Dorong Kesadaran Konservasi Melalui IAPVC 2026

Berita Terbaru