Dekranasda Lampung Gandeng Batik Keris untuk Lestarikan Motif Tradisional Daerah

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Solo, 4 November 2025 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Batik Keris terkait pemanfaatan Motif Siger dan Motif Kapal Lampung dalam produk batik nasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza bersama Komisaris Utama Batik Keris Lina Handianto, bertempat di Istana Batik Keris Heritage, Solo.

Kesepakatan ini menjadi langkah konkret kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Batik Keris dalam pelestarian serta pengembangan motif khas daerah. Melalui kerja sama ini, Batik Keris memperoleh izin resmi untuk memproduksi dan memasarkan batik bermotif Lampung secara nasional, dengan tetap menjaga nilai budaya dan karakter asli daerah.

Batin Wulan—sapaan Ketua Dekranasda Lampung—menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai langkah strategis memperkuat identitas budaya Lampung di kancah nasional.

“Motif Siger dan Kapal Lampung memiliki filosofi yang dalam dan mencerminkan jati diri masyarakat Lampung. Kami ingin warisan budaya ini tidak hanya lestari, tapi juga dikenal luas hingga ke seluruh Indonesia,” ujar Batin Wulan.

Selain memperkuat promosi budaya, kolaborasi ini juga diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi pengrajin dan UMKM lokal. Produk bermotif Lampung nantinya akan didistribusikan melalui jaringan penjualan Batik Keris di berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan isi MoU, Dekranasda Lampung tetap menjadi pemegang hak penuh atas pengaturan, pelestarian, dan perlindungan motif. Sementara Batik Keris berkewajiban mencantumkan asal motif pada setiap produk, menjaga kualitas desain, serta tidak mengajukan klaim hak kekayaan intelektual atas motif Lampung.

Kerja sama ini berlaku selama dua tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Komisaris Utama Batik Keris Lina Handianto menyatakan komitmen perusahaan untuk menjaga orisinalitas dan nilai budaya dalam setiap proses produksi.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan Dekranasda Lampung. Batik Keris akan memastikan setiap motif Lampung yang digunakan tetap menghormati nilai dan karakter budayanya,” katanya.

Melalui kerja sama ini, Dekranasda Lampung berharap Motif Siger dan Kapal Lampung dapat menjadi identitas visual baru dalam dunia batik, sekaligus memperluas ruang bagi pengrajin lokal untuk tumbuh bersama industri kreatif nasional. (*)

Berita Terkait

Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎
Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA
Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas
Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik
Sekda Kudus Dilantik, Bupati Gaspol Minta Kerja Cepat Responsif
Rp16,4 Miliar Raib, PT DYM Laporkan Kades Mulyodadi ke Polisi
Pasca Lebaran, Kodim Wonosobo Gaspol Bangun Koperasi Desa
Usai Lebaran Jembatan Stamelo Wonosobo Dikebut Progres 85 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:21 WIB

Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎

Kamis, 9 April 2026 - 12:27 WIB

Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA

Selasa, 7 April 2026 - 15:25 WIB

Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas

Sabtu, 4 April 2026 - 18:51 WIB

Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik

Rabu, 1 April 2026 - 13:12 WIB

Sekda Kudus Dilantik, Bupati Gaspol Minta Kerja Cepat Responsif

Berita Terbaru

Hartyo Murkomoyo alumni Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 1996, ia lebih dikenal sebagai “Mas Yoyok”. (ihd)

Pendidikan

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:22 WIB

Jogja

Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:19 WIB