Dekranas Perkuat Komitmen Nasional untuk Promosikan dan Melestarikan Batik Indonesia

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian menegaskan komitmen untuk memperkuat batik sebagai identitas nasional. Hal ini disampaikan Tri saat memberikan sambutan pada Workshop “Brushed Batik” dalam rangka Peringatan Hari Batik Nasional di Cikini82, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Mewakili Dekranas, Tri menyambut hangat para peserta workshop batik yang digelar melalui kerja sama antara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan brand fashion Purana. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-16 kepada Purana. Sebuah tonggak penting yang mencerminkan dedikasi panjang terhadap seni, tradisi, dan budaya Indonesia.

“Workshop ini diselenggarakan dalam rangka merayakan Hari Batik Nasional 2025 dan merupakan bagian dari komitmen bersama kita untuk mempromosikan dan melestarikan kekayaan warisan budaya Indonesia sekaligus memperdalam apresiasi kita terhadap keindahan batik,” katanya.

Tri menjelaskan, batik merupakan seni tradisional yang menggunakan lilin dan pewarna alami untuk menciptakan pola pada kain. Selama berabad-abad, batik telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, simbol identitas, kreativitas, dan tradisi. Sebagai bentuk pengakuan dunia, UNESCO telah menetapkan batik sebagai Warisan Budaya Takbenda.

“Dalam sesi hari ini, kita akan mengeksplorasi seni batik lebih dalam, mulai dari proses pembuatan hingga berbagai teknik menggambar,” ujarnya.

Pada workshop ini, lanjut Tri, akan diperkenalkan teknik baru, yaitu “Brushed Batik”, di mana lilin dan pewarna diaplikasikan langsung ke kain menggunakan brush. Metode ini menghasilkan detail yang halus, transisi warna yang halus, dan desain yang ekspresif. Teknik ini memadukan keahlian tradisional dengan ekspresi artistik personal dengan indah.

“Teknik ini benar-benar menangkap semangat batik, sebuah harmoni sempurna antara keterampilan dan kreativitas. Terima kasih atas kehadiran Anda dan mari kita mulai workshop ini dengan antusiasme, rasa ingin tahu, dan kreativitas,” pungkasnya.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Lebih dari 1.500 Rumah Ibadah Terdampak Bencana Telah Difungsikan Kembali
Wamendagri Bima Arya Nilai WFH ASN di Bogor Dorong Efisiensi Anggaran
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pelaksanaan Pola Kerja Fleksibel ASN di Lampung
Penerapan WFH ASN Dinilai Efektif Tekan Pengeluaran Energi dan Anggaran
Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Tinjau Perumahan Subsidi di Tomohon
Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Pahami Arahan Teknis Kementerian PU Secara Menyeluruh
Mendagri Tito Karnavian Pastikan Program Perumahan untuk Korban Banjir di Sitaro Berjalan
Satgas PRR Catat Kemajuan Normalisasi Sungai dan Muara di Wilayah Terdampak Hidrometeorologi

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:34 WIB

Lebih dari 1.500 Rumah Ibadah Terdampak Bencana Telah Difungsikan Kembali

Jumat, 10 April 2026 - 17:51 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pelaksanaan Pola Kerja Fleksibel ASN di Lampung

Jumat, 10 April 2026 - 17:41 WIB

Penerapan WFH ASN Dinilai Efektif Tekan Pengeluaran Energi dan Anggaran

Jumat, 10 April 2026 - 17:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Tinjau Perumahan Subsidi di Tomohon

Jumat, 10 April 2026 - 16:52 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Pahami Arahan Teknis Kementerian PU Secara Menyeluruh

Berita Terbaru