Catat Besok! PLN Padamkan Listrik Yogyakarta, Warga Diminta Bersiap Lebih Awal

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – PT PLN (Persero) UID Yogyakarta UP3 Yogyakarta dan Wonosari mengumumkan pemadaman listrik sementara yang akan berlangsung pada Selasa (23/6/2026).

Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan jaringan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik.

Masyarakat di sejumlah wilayah diminta bersiap karena aliran listrik akan dihentikan selama kurang lebih tiga jam.

Berdasarkan surat edaran resmi Nomor 0038/DIST.01.01/B03070700/2026 yang diterbitkan pada 22 Juni 2026, pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

“Waktu padam dapat berubah di luar jadwal apabila terdapat kendala di lapangan,” demikian keterangan yang tercantum dalam surat edaran PLN.

Wilayah yang terdampak meliputi Jalan S. Parman, Bugisan, Pamularsih, Gang Dorodasih, Jalan Sugeng Jeroni, Perumahan Asmarandana, Jalan Madumurti, Jalan Srikaloka, Jomegatan, kawasan SMSR dan SMKI, Patangpuluhan, Jalan Kapten Tendean, Gang Sadewo, Gang Nakulo, Gang Puntodewo, serta Wirobrajan dan sekitarnya.

Warga di kawasan tersebut diimbau mengantisipasi aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik.

Manajer UP3 Yogyakarta dan Wonosari, Agung Pratomo, juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan di sekitar jaringan listrik.

“Dilarang mendirikan bangunan, antena, baliho, reklame, umbul-umbul, maupun bendera dengan jarak kurang dari tiga meter dari jaringan listrik,” tegasnya dalam imbauan resmi.

PLN juga mengimbau warga tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, tidak membakar sampah di bawah jaringan, serta melaporkan terlebih dahulu kepada PLN apabila akan menebang pohon yang berada di sekitar jaringan listrik.

Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan PLN dan tidak memasang lampu penerangan jalan secara ilegal tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah maupun PLN.

“Untuk itu kami mohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Apabila pekerjaan selesai sebelum waktu yang ditentukan, maka aliran listrik akan kami nyalakan kembali,” tulis manajemen PLN dalam surat resminya.

PLN berharap pemeliharaan ini dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik sehingga pelayanan kepada pelanggan semakin optimal.(WAW)

Berita Terkait

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Hasto Percepat Bedah Rumah Wujudkan Hunian Layak Warga Prenggan

Rabu, 22 Jul 2026 - 11:04 WIB