Buka Puasa Picu Emotional Consuming, Dosen UWM Ingatkan Dampaknya

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Program Studi Kewirausahaan ‎Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Dr. Bhenu Artha, S.E., M.M.,

Dosen Program Studi Kewirausahaan ‎Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Dr. Bhenu Artha, S.E., M.M.,

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Momen buka puasa selama Ramadan tak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga berpotensi memicu perilaku emotional consuming yang berdampak pada kesehatan serta keuangan rumah tangga.
‎
Dosen Program Studi Kewirausahaan ‎Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Dr. Bhenu Artha, S.E., M.M., menilai fenomena ini perlu mendapat perhatian serius.
‎
“Buka puasa bukan sekadar aktivitas makan setelah menahan lapar. Ada dimensi psikologis yang kuat, seperti rasa lega, syukur, hingga dorongan merayakan bersama keluarga.
‎
Dalam kondisi ini, banyak orang terdorong melakukan emotional consuming,” ujar Bhenu.
‎
Ia menegaskan, dorongan emosional tersebut kerap membuat seseorang membeli makanan dan produk secara berlebihan.
‎
Menurutnya, emotional consuming merupakan respons psikologis akibat perubahan rutinitas selama Ramadan, tekanan sosial, hingga ekspektasi budaya menghadirkan hidangan istimewa.
‎
“Dalam jangka pendek memang memberi kepuasan emosional, tetapi dalam jangka menengah dan panjang bisa merugikan,” katanya.
‎
Dampaknya, lanjut dia, mulai dari peningkatan berat badan, gangguan pencernaan, hingga pengeluaran yang tidak terkendali.
‎
Mengacu pada kajian Nabilah dan Natanael (2025), Bhenu menjelaskan fenomena ini juga dapat dilihat dari perspektif ekonomi.
‎
“Ramadan selalu diikuti lonjakan permintaan musiman, terutama makanan siap saji, takjil, dan bahan pangan. Tanpa perencanaan matang, pengeluaran tambahan bisa menggerus anggaran keluarga,” tegasnya.
‎
Ia juga menyoroti potensi pemborosan akibat makanan berlebih yang akhirnya terbuang.
‎
Meski demikian, Bhenu menilai pola konsumsi Ramadan tetap bisa memberi dampak positif jika dikelola bijak.
‎
“Jika ingin menyajikan hidangan istimewa, pilih membeli dari pelaku UMKM lokal dengan porsi terukur. Itu mendukung ekonomi mikro tanpa mendorong pemborosan,” ujarnya.
‎
Ia pun mendorong keluarga menyusun menu sederhana dan seimbang serta mengedukasi anggota keluarga membedakan lapar fisiologis dan dorongan emosional, “agar keputusan makan lebih sehat dan rasional,” pungkasnya.

(waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru

Yogyakarta

KADIN DIY Guncang 2026: UMKM Naik Kelas, Ekonomi Rakyat Menang

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WIB

Yogyakarta

Suami Orang Terus Diajak Keluar, Dugaan Kedekatan Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:06 WIB

Yogyakarta

KADIN DIY Pacu UMKM Naik Kelas, Bidik Pasar Global

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:47 WIB