BPBD Pandeglang Intensifkan Pemantauan Pasca Banjir, Warga Diimbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Banjir yang melanda Kecamatan Patia dan Kecamatan Pagelaran telah berangsur surut. Meski demikian, Bupati Pandeglang Dewi Setiani menegaskan bahwa pemenuhan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir tetap menjadi prioritas utama.

“Alhamdulillah banjir di Kecamatan Patia dan Pagelaran sudah surut, namun saya pastikan bantuan logistik untuk masyarakat harus tetap terpenuhi,” ujar Bupati Dewi Setiani saat menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kp.Koranji Desa Ciawi, Kecamatan Patia dan Desa Pagelaran, Senin (19/1/2026).

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan kondisi masyarakat pasca bencana serta memastikan kebutuhan dasar warga, seperti pangan dan kebutuhan pokok lainnya, dapat terpenuhi dengan baik.

Selain penyaluran bantuan, Bupati Dewi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem
serta segera melaporkan pihak terkait apabila masih terdapat warga yang membutuhkan bantuan lanjutan.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan menyampaikan bahwa kaitan dengan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir terus disalurkan, mulai dari bantuan berupa sembako, makanan siap saji, mie instan, selimut, kasur baju layak pakai dan bantuan lainya dari Pemerintah daerah dan BUMD telah tersalurkan,”katanya.

Ia menegaskan BPBD terus melakukan tugas pemantauan dan penanganan lanjutan di lapangan, seiring dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan dan banjir susulan, “tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, serta memperhatikan informasi resmi yang disampaikan oleh BMKG maupun BPBD terkait potensi cuaca ekstrem.

“Kami meminta masyarakat untuk menjaga lingkungan, memperhatikan kebersihan saluran air, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat atau potensi bencana di wilayah masing-masing,”pungkasnya. (Denni)

Berita Terkait

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045
Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu
Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten
Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang
Wagub Banten Dukung HPN 2026 SMSI, Tekankan Kolaborasi Tangkal Disinformasi
Kunjungan ke Museum Multatuli, HPN 2026 SMSI Gaungkan Nilai Kemanusiaan dan Keadilan
SMSI Pusat Gelar Ekspedisi Budaya HPN 2026, Angkat Sejarah dan Potensi Wisata Banten

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:45 WIB

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:44 WIB

Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:02 WIB

Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB