Bawa Perspektif Generasi Muda, Novita Mawar Sharon Siap Warnai DPRD

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Di tengah minimnya keterlibatan anak muda dalam dunia politik, sosok Novita Mawar Sharon atau yang akrab disapa Mbak Sharon hadir sebagai representasi generasi muda yang berani terjun langsung ke dunia legislatif.

Berangkat dari ketertarikan sederhana, yakni sering berdiskusi dengan sang ibu tentang dunia perdewanan, langkahnya menuju kursi legislatif bukanlah sesuatu yang direncanakan sejak awal.

“Saya tidak punya background politik dari keluarga. Tapi karena sering ngobrol soal dunia legislatif, saya jadi tertarik untuk mencoba,” ujarnya.

Lahir dari keluarga pengusaha bengkel mobil tua, Novita Mawar Sharon menegaskan bahwa dirinya bukan berasal dari dinasti politik. Ayahnya menjalankan usaha bengkel mobil tua, sementara ibunya membantu usaha keluarga sekaligus mengurus rumah tangga.

Kesempatan untuk masuk ke dunia politik datang ketika adanya kebijakan kuota 30 persen keterwakilan perempuan. Ia kemudian mendapatkan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk maju dan akhirnya terpilih sebagai anggota DPRD.

“Awalnya orang-orang melihat saya sebelah mata, anak muda mau jadi anggota DPR ngapain. Tapi setelah masuk, tanggung jawabnya ternyata jauh lebih besar,” ungkapnya.

Sebagai anggota DPRD di Komisi A, Novita Mawar Saron ingin membawa perspektif baru dalam dunia politik, khususnya dari sudut pandang generasi muda.

Menurutnya, selama ini banyak anak muda yang aktif mengkritik berbagai permasalahan sosial, namun tidak memiliki ruang untuk menyalurkan aspirasi tersebut secara langsung.

“Masuknya anak muda ke legislatif adalah upaya menjadi perantara aspirasi. Kami membawa suara kaum muda dari lapangan menuju ruang sidang untuk diperjuangkan menjadi kebijakan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tugas seorang wakil rakyat tidak hanya mendengarkan, tetapi juga harus mampu memberikan solusi nyata.

Meski memiliki semangat tinggi, perjalanan Novita Mawar Saron tidak lepas dari tantangan. Sebagai pendatang baru, ia harus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang didominasi oleh politisi senior dengan pengalaman panjang.

“Saya tidak memungkiri awalnya merasa kecil di tengah orang-orang hebat yang sudah sangat paham banyak hal. Namun, saya justru menjadikan momentum ini sebagai kesempatan emas untuk belajar langsung dari para senior,” katanya.

Namun, ia mengaku mendapatkan dukungan positif dari rekan-rekan sesama anggota dewan yang membantunya berkembang.

“Saya senang karena bisa kenal banyak orang hebat dan belajar dari mereka,” tambahnya.

Dengan gaya komunikasi yang santai dan pendekatan yang dekat dengan masyarakat, Novita Mawar Saron berupaya membangun citra sebagai politisi muda yang responsif dan terbuka.

Ia ingin membuktikan bahwa anak muda tidak hanya bisa mengkritik, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi.

Ke depan, ia berharap semakin banyak generasi muda yang berani terjun ke dunia politik dan mengambil peran dalam pembangunan.

“Kalau kita hanya mengkritik tanpa ikut terlibat, perubahan itu akan sulit terjadi,” tutupnya. (Aga)

Berita Terkait

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total
Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia
Bendera Raksasa 481 Meter Siap Gegerkan Jogja Merah Putih

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:07 WIB

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:49 WIB

‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja

Berita Terbaru

Yogyakarta

GPM Gunungkidul Rawat Tradisi, Bumikan Marhaenisme Rakyat di Petir

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:55 WIB