Bappenas Tegaskan Pentingnya Optimalisasi Potensi Daerah dalam Mendorong Ekonomi Regional

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jatinangor – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan berbagai potensi lokal dalam menumbuhkan sumber ekonomi baru. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam saat menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2025.

Menurutnya, salah satu potensi yang perlu dimanfaatkan daerah adalah sektor pariwisata. Ia mengatakan, pariwisata lokal merupakan kunci bagi sumber pertumbuhan ekonomi daerah tanpa harus banyak menunggu kebijakan dari pusat.

“Banyak sekali daerah-daerah di Indonesia yang indah-indah yang bisa kita jadikan sumber pertumbuhan ekonomi terutama dari sisi tourism,” ujarnya di Balairung Rudini Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).

Ia mendorong Pemda, khususnya di wilayah timur Indonesia, untuk mengoptimalkan sumber ekonomi baru, termasuk dalam menarik investor. Langkah tersebut perlu dilakukan dengan membenahi berbagai aspek guna mendukung ekosistem investasi yang lebih baik.

“Kami berharap betul sekarang kita fokus mulai membenahi kebijakan pendapatan daerah. Mulai terkait dengan pajak dan retribusi, terkait dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah), urusan BUMD-nya (Badan Usaha Milik Daerah) kita perbaiki lagi, aset-aset daerah, dan beberapa hal lain yang sebenarnya daerah ini potensinya besar untuk meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menekankan pentingnya Pemda memahami arah kebijakan fiskal nasional. Menurutnya, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kuncinya bukan hanya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, kata dia, aspek yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah adalah investasi.

“APBN-APBD kontribusinya untuk pertumbuhan ekonomi itu hanya 20 persen, tetapi yang dominan itu adalah investasi,” jelasnya.

Ia menegaskan, apabila iklim investasi di suatu daerah bagus, maka hal itu akan berdampak pada berbagai sektor, termasuk penyerapan tenaga kerja seiring tumbuhnya dunia usaha. Karena itu, ia menekankan pentingnya pemberian insentif kepada para investor guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Sebagai informasi, dalam forum tersebut juga hadir Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Aba Subagja yang menjelaskan kebijakan pengendalian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

 

Berita Terkait

Integrasi SIPD-SIPASTI, Kemendagri dan KemenPU Perkuat Sinergi Data Pemerintahan Daerah
Ribka Haluk: Konsistensi Perencanaan Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Daerah
Wamendagri Bima Arya: Sumbar Harus Tangguh agar Pembangunan Berkelanjutan
Kriyanusa 2026 Ditutup, Mendagri Tito Soroti Potensi Kerajinan Indonesia
Wamendagri Bima Dorong Pemda Perkuat Mitigasi Bencana Sejak Tahap Perencanaan
Wamendagri Dorong Pemda Konsisten Wujudkan Perencanaan Pembangunan
Tingkatkan Ketepatan Bansos, Mendagri Dorong Perluasan Agen Perlinsos
Edi Nurhabad Resmi Jabat Deputi Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Integrasi SIPD-SIPASTI, Kemendagri dan KemenPU Perkuat Sinergi Data Pemerintahan Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Ribka Haluk: Konsistensi Perencanaan Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Wamendagri Bima Arya: Sumbar Harus Tangguh agar Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 30 September 2026 - 20:37 WIB

Kriyanusa 2026 Ditutup, Mendagri Tito Soroti Potensi Kerajinan Indonesia

Rabu, 30 September 2026 - 20:23 WIB

Wamendagri Bima Dorong Pemda Perkuat Mitigasi Bencana Sejak Tahap Perencanaan

Berita Terbaru