Bantargebang Diproyeksikan Menjadi Kawasan Ekonomi Sirkular, Terinspirasi Transformasi Mizuda

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Walikota dan DPRD Kota Bekasi bertukar cinderamata dengan manajemen Mizuda Group di Huzhou, China,

Walikota dan DPRD Kota Bekasi bertukar cinderamata dengan manajemen Mizuda Group di Huzhou, China,

JOGJAOKE.COM, Huzhou, Zhejiang – Rangkaian kunjungan Rombongan Walikota dan DPRD Kota Bekasi di Provinsi Zhejiang, China, berlanjut ke Mizuda Group, perusahaan yang dikenal sebagai produsen tekstil terbesar sekaligus contoh keberhasilan transformasi industri berbasis inovasi dan ekonomi sirkular di China.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari bagaimana sebuah perusahaan mampu berkembang dari industri tekstil menjadi kelompok usaha yang memiliki lini bisnis di sektor lingkungan.

Dari Mizuda kemudian lahir Wangneng Environment, perusahaan yang kini menjadi salah satu perusahaan pengolah sampah menjadi energi (waste to energy) terbesar di Tiongkok yang juga akan membangun PSEL di Bantargebang dalam waktu dekat ini.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pengalaman Mizuda memberikan pelajaran bahwa inovasi mampu melahirkan sektor usaha baru yang tetap memiliki keterkaitan dengan bisnis utamanya.

“Yang kami pelajari bukan hanya proses produksinya. Yang menarik adalah bagaimana Mizuda mampu terus berinovasi hingga melahirkan Wangneng sebagai perusahaan di bidang lingkungan hidup. Ini membuktikan bahwa inovasi dapat menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus menjawab persoalan lingkungan.” Tutur Tri.

Menurut Tri, pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam menyiapkan transformasi kawasan Bantargebang kedepannya. Kehadiran PSEL nantinya diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya berbagai industri berbasis ekonomi sirkular yang saling terhubung dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Selain berdiskusi mengenai transformasi industri, Pemerintah Kota Bekasi juga menjajaki peluang kerja sama antara Mizuda Group dan Dekranasda Kota Bekasi untuk memperkuat industri kreatif khususnya fesyen. Penjajakan tersebut meliputi pengembangan kapasitas desainer muda, peningkatan kualitas produk UMKM, pertukaran pengetahuan, hingga pembukaan akses pasar internasional.

“Kota Bekasi memiliki banyak talenta kreatif yang perlu didukung agar mampu bersaing di pasar global. Kami ingin kolaborasi ini menjadi ruang belajar bagi desainer dan pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang lahirnya produk-produk fesyen asal Bekasi yang memiliki daya saing internasional.” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Tri juga mengundang Mizuda untuk membuka peluang bagi Mizuda berinvestasi di Kota Bekasi.

“Bahkan kami berharap ke depan mereka dapat mempertimbangkan Bantargebang sebagai lokasi pengembangan industri. Visi kami adalah mengubah kawasan ini menjadi pusat inovasi lingkungan dan kawasan ekonomi hijau,” tuturnya

“Jadi, yang hadir di sana bukan hanya fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga industri yang menciptakan lapangan kerja, menghadirkan transfer teknologi, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.” tambahnya.

Menurut Tri, transformasi Bantargebang harus dilakukan secara menyeluruh. PSEL menjadi fondasi, kemudian diperkuat dengan industri turunan seperti pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA), investasi baru, pusat inovasi, hingga tumbuhnya sektor kreatif dan manufaktur yang mendukung ekonomi sirkular.

“Saya ingin lima sampai sepuluh tahun ke depan, ketika orang mendengar nama Bantargebang, yang terbayang bukan lagi gunungan sampah. Yang terbayang adalah kawasan yang berhasil bertransformasi menjadi pusat inovasi lingkungan, pusat pertumbuhan ekonomi hijau, dan tempat lahirnya peluang-peluang baru bagi masyarakat Kota Bekasi.” Tutupnya (LSI)

Sumber : Diskominfostandi

 

Berita Terkait

Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026
Pemkot Bekasi Tegakkan Penertiban, Bangli di Lahan PJT II Dibongkar
Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan, Warga Jabar Berobat di RS Jaringan Pemda Tanpa Khawatir Biaya
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize
Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi
Hadiri Kajian Warga, Wawali Harris Bobihoe Serukan Penguatan Keluarga Bahagia dan Sejahtera
Wawali Harris Bobihoe: Antusias Warga di Fun Run Bukti Semangat Hidup Sehat
Pasar Vida Jadi Role Model, Bekasi Siapkan Langkah Perluasan Pasar Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Pemkot Bekasi Tegakkan Penertiban, Bangli di Lahan PJT II Dibongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan, Warga Jabar Berobat di RS Jaringan Pemda Tanpa Khawatir Biaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi

Berita Terbaru