Banjir Berulang di Griya Syariah, Usulan Warga Tak Kunjung Direalisasikan

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kabupaten Bekasi – Warga RW 29 Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berharap pemerintah daerah lebih serius mencarikan solusi permanen atas persoalan banjir yang terus berulang dan merendam Perumahan Griya Syariah. Banjir yang terjadi berulang kali tersebut telah menimbulkan kerugian materiil dan penderitaan bagi ratusan kepala keluarga.

Ketua RW 029 Desa Mangunjaya, Sodikin, mengungkapkan bahwa aspirasi terkait penanganan banjir sebenarnya telah lama diajukan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Namun hingga kini, kata dia, belum ada realisasi konkret dari usulan tersebut.

“Sudah lama kami sampaikan aspirasi ini di Musrenbang desa, tapi sampai sekarang hasilnya masih nihil. Padahal banjir ini terus terjadi dan semakin parah,” ujar Sodikin Sabtu (31/1/2026).

Warga menilai salah satu penyebab utama banjir adalah buruknya sistem drainase di kawasan perumahan Griya Syariah yang berbatasan langsung dengan wilayah Desa Mekarsari. Mereka berharap pemerintah membangun saluran drainase permanen berupa U-ditch atau gorong-gorong beton agar aliran air lebih tertata dan tidak mudah rusak.

Selama ini, saluran air yang belum berturap kerap mengalami longsor saat hujan deras. Material tanah yang longsor menutup saluran, sehingga aliran air dari Perumahan Griya Syariah ke wilayah bawah menjadi tersumbat dan meluap ke permukiman warga.

“Kalau hujan deras, saluran air longsor dan tertutup. Akibatnya air tidak mengalir dan langsung menggenangi rumah warga,” jelasnya.

Kondisi ini, lanjut Sodikin, bukanlah kejadian baru. Banjir sudah sering terjadi, namun hingga kini belum ada tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah. Warga bahkan mengaku telah menyampaikan keluhan dan aspirasi tersebut kepada anggota DPRD Kabupaten Bekasi, namun penanganan yang diharapkan belum juga terwujud.

Dampak banjir dirasakan cukup serius. Sedikitnya empat RT dengan lebih dari 200 kepala keluarga terdampak langsung. Seorang warga menyebutkan, hanya dalam bulan Januari 2026 saja, banjir sudah terjadi sebanyak tiga hingga empat kali.

“Bulan Januari 2026 ini saja sudah tiga sampai empat kali kebanjiran,” kata salah seorang warga.

Banjir tidak hanya merendam rumah, tetapi juga merusak perabotan serta barang-barang elektronik milik warga. Selain kerugian materi, warga juga mengeluhkan dampak kesehatan pasca-banjir. Genangan air bercampur lumpur dan sampah menimbulkan bau tidak sedap serta meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit.

Warga RW 29 berharap pemerintah daerah Kabupaten Bekasi segera turun tangan dan mengambil langkah nyata serta berkelanjutan untuk menyelesaikan persoalan banjir tersebut, agar mereka dapat hidup lebih aman dan nyaman tanpa dihantui banjir yang terus berulang. (*)

Berita Terkait

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru
Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII
Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis
83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok
Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Kekompakan Satlinmas Kota Bekasi Mengemuka di Lomba Peraturan Baris Berbaris
Presiden Prabowo Undang Putra Pengetik Naskah Proklamasi, Wawali Harris Bobihoe Jadi Pembawa Pesan
Harris Bobihoe Beri Apresiasi Tinggi kepada Atlet Paralimpik Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Berita Terbaru