Bang Andra: Pemprov Banten, Pemkab Lebak, dan Desa Karyajaya Bersinergi Bangun Jalan Poros

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Lebak – Gubernur Banten Andra Soni meninjau Jalan Poros Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Rabu (27/8/2025). Jalan yang akan tersentuh Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) Pemerintah Provinsi Banten.

Andra Soni mengungkapkan, panjang jalan poros Desa Karyajaya yang rusak parah sekitar 3,4 kilometer. Kondisi itu mengganggu aktivitas dan produktivitas masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

“Kami sedang persiapkan mudah-mudahan di Perubahan APBD 2025, jalan poros desa ini bisa dibangun melalui program Bang Andra,” katanya.

Selain dari APBD Provinsi Banten, lanjut Andra Soni, pembangunan jalan poros desa juga akan ada intervensi dari APBD Lebak dan APBDes Desa Karyajaya masing-masing satu kilometer. Dikerjakan secara bersama-sama.

“Kemudian juga ada komitmen dari masyarakat untuk bergotong royong kaitannya dengan persiapan lahan,” katanya.

Andra Soni menegaskan, tantangan pembangunan ini memang berat. Apalagi kemampuan APBD masing-masing juga cukup terbatas. Oleh karena itu, Pemprov Banten juga berkolaborasi dengan pemerintah pusat melalui Banpres.

“Prinsip kami adalah segala sesuatu dikerjakan bersama akan lebih ringan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, anggaran yang sudah direncanakan untuk pembangunan sepanjang 3,4 kilometer sebesar Rp6,9 miliar di APBD Perubahan Tahun 2025.

“Arahan Pak Gubernur, karena jalan ini melayani lebih dari 150 ha lahan pertanian maka harus menjadi prioritas”

Berdasarkan perencanaan, konstruksi jalan yang akan dibangun dengan menggunakan konstruksi beton ketebalan 20 cm dan lebar 3 meter. Dengan konstruksi itu, jalan Program Bang Andra diyakini akan semakin kuat. Apalagi kondisi konstruksi tanah dasarnya cukup rusak.

“Yang sering lewat juga kendaraan berat seperti mengangkut kayu, hasil pertanian, dan macam-macam. Mudah-mudahan kalau dengan beton lebih awet,” pungkasnya.

Salah satu warga Desa Karyajaya Arsyad mengaku senang dan bangga jalan akses menuju desanya akan dibangun oleh Pemprov Banten. Ia berharap, rencana ini bisa segera direalisasikan karena masyarakat di sini sudah sangat menantikan perbaikan jalan.

“Mudah-mudahan bisa cepat dibangun,” pungkasnya.(Nad)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045
Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu
Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten
Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang
Wagub Banten Dukung HPN 2026 SMSI, Tekankan Kolaborasi Tangkal Disinformasi
Kunjungan ke Museum Multatuli, HPN 2026 SMSI Gaungkan Nilai Kemanusiaan dan Keadilan
SMSI Pusat Gelar Ekspedisi Budaya HPN 2026, Angkat Sejarah dan Potensi Wisata Banten

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:45 WIB

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:44 WIB

Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:02 WIB

Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB