ASN Muda Diminta Adaptif dan Kreatif, Menteri Ekraf: Jadilah Problem Solver

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta, 10 Juni 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengambil sumpah 93 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta melantik pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Ekraf. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, ini menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif nasional.

Sebanyak 93 CPNS resmi diangkat menjadi PNS, terdiri atas 62 formasi Jabatan Fungsional dan 31 Jabatan Pelaksana. Sementara itu, 63 pejabat fungsional yang dilantik, terdiri atas 62 Jabatan Fungsional PNS Formasi 2024 dan 1 Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

Dalam amanatnya, Menteri Ekraf menegaskan bahwa, pengangkatan sebagai PNS merupakan awal pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya dalam mendukung transformasi ekonomi Indonesia menuju ekonomi berbasis pengetahuan, inovasi, kreativitas, dan teknologi.

“Hari ini bukanlah garis akhir dari sebuah proses seleksi, melainkan titik awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara. Saudara kini resmi menjadi bagian dari korps Aparatur Sipil Negara yang memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat dan melaksanakan kebijakan publik,” ujar Menteri Ekraf, Rabu (10/6).

Menteri Ekraf menekankan pentingnya menjunjung nilai-nilai ASN BerAKHLAK serta menjaga integritas sebagai fondasi kepercayaan publik. Menurutnya, ASN Kementerian Ekraf juga dituntut adaptif terhadap perubahan dan mampu memanfaatkan teknologi, data, serta inovasi dalam menjalankan tugas.

“Saat ini ekonomi kreatif tidak lagi dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan salah satu pilar pembangunan nasional. Kehadiran generasi muda yang adaptif terhadap perubahan diharapkan mampu menghadirkan terobosan dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia,” kata Menteri Ekraf.

Lebih lanjut, Menteri Ekraf menyebut, ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar pembangunan nasional yang berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memperkuat identitas Indonesia di tingkat global.

“Setiap tugas yang saudara kerjakan sekecil apapun harus berkontribusi terhadap peningkatan investasi, perluasan ekspor, penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Kementerian Ekraf membutuhkan aparatur yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu menjadi problem solver, inovator, dan kolaborator,” tegas Menteri Ekraf.

Dengan bergabungnya para PNS baru dan dilantiknya pejabat fungsional, Kementerian Ekraf optimistis kapasitas kelembagaan akan semakin kuat dalam merumuskan kebijakan, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sinergi Kementerian Ekraf dan BPI Perkuat Daya Saing Perfilman Indonesia
Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III Jadi Momentum Penguatan Kemitraan Indonesia–Inggris
TKD Jadi Kunci Pemulihan Aceh, Sumut, dan Sumbar, Kasatgas Tito Minta Daerah Bergerak Cepat
Ketidakpastian Global Meningkat, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan Desa
Satgas PRR Perluas Kemitraan demi Mempercepat Program Normalisasi Sungai
Menuju Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Peran Strategis Pendidikan
Kader PKK Diajak Tingkatkan Pemahaman Literasi Keuangan untuk Kemandirian Keluarga
Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat, Satgas PRR Kebut Pemulihan Permanen Pascabencana

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:05 WIB

Sinergi Kementerian Ekraf dan BPI Perkuat Daya Saing Perfilman Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:44 WIB

ASN Muda Diminta Adaptif dan Kreatif, Menteri Ekraf: Jadilah Problem Solver

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:16 WIB

Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III Jadi Momentum Penguatan Kemitraan Indonesia–Inggris

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:09 WIB

TKD Jadi Kunci Pemulihan Aceh, Sumut, dan Sumbar, Kasatgas Tito Minta Daerah Bergerak Cepat

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:08 WIB

Ketidakpastian Global Meningkat, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan Desa

Berita Terbaru