Asisten Administrasi Umum Tekankan Penguatan Sinergi Pajak Daerah se-Provinsi Lampung

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 melalui penguatan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai upaya mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sulpakar, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, saat memimpin Rapat Rencana Kerja Pajak Daerah 2026 di Ruang Abung, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (19/1/2026).

Sulpakar menjelaskan, optimalisasi pengelolaan dan pelayanan pajak daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong kontribusi PAD, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Alat Berat (PAB) dan Pajak Air Permukaan (PAP).

“Kita lakukan penguatan sinergi untuk tujuan membangun Lampung,” ujar Sulpakar.

Ia menuturkan, berbagai upaya koordinasi dan pembahasan telah dilakukan secara berkesinambungan guna memastikan target PAD yang telah ditetapkan dapat tercapai dan berpotensi meningkat pada perubahan APBD 2026.

“Kita telah melakukan rangkaian pembahasan secara maraton. Harapannya, optimalisasi dari sektor ini dapat meningkatkan PAD. Dari target yang telah ditetapkan, pada perubahan APBD 2026 nanti kita berharap PAD mengalami kenaikan,” ujarnya.

Menurut Sulpakar, upaya peningkatan PAD membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

“Karena itu, hari ini kita hadirkan para Kepala Samsat Kabupaten/Kota serta Kepala Bapenda se-Provinsi Lampung,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan pelayanan pajak akan dimulai dari tingkat paling bawah dengan memberdayakan desa dan kelurahan, terutama dalam mendukung pengelolaan PKB dan BBNKB.

“Pelayanan akan kita dorong dari desa dan kelurahan. Ini akan difasilitasi oleh Bapenda serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten/Kota, karena keberadaan BUMDes dapat kita libatkan,” katanya.

Selain itu, Pemprov Lampung akan memperkuat peran kepala desa, lurah, tokoh masyarakat hingga RT untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

“Kita bersinergi dengan seluruh unsur untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar kesadaran membayar pajak benar-benar terwujud,” pungkasnya.(nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Pemprov Lampung Pastikan Inflasi Daerah Terkendali dalam Rapat Pengendalian Inflasi Nasional
PKK Agro Park sebagai Proyek Percontohan Pemanfaatan Pekarangan Produktif di Lampung Selatan
Sekdaprov Lampung Soroti Tantangan Keselamatan Kerja pada Pencanangan Bulan K3 2026
Pemprov Lampung Libatkan Masyarakat dan TNI dalam Penanganan Konflik Gajah di Way Kambas
Bunda Literasi Lampung Apresiasi Gudang Buku Keliling 2026 sebagai Penggerak Minat Baca
Lampung Persiapkan Pembangunan Korem Tipe B, Enam Kabupaten Turut Mendukung
Kominfotik Lampung Siap Perkuat Penyebarluasan Informasi Program PUSPAGA
Kawasan Transmigrasi Mesuji Jadi Model Pertanian Terintegrasi dan Ketahanan Pangan Lampung

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:08 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Inflasi Daerah Terkendali dalam Rapat Pengendalian Inflasi Nasional

Senin, 26 Januari 2026 - 17:42 WIB

PKK Agro Park sebagai Proyek Percontohan Pemanfaatan Pekarangan Produktif di Lampung Selatan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:47 WIB

Sekdaprov Lampung Soroti Tantangan Keselamatan Kerja pada Pencanangan Bulan K3 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:51 WIB

Pemprov Lampung Libatkan Masyarakat dan TNI dalam Penanganan Konflik Gajah di Way Kambas

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:56 WIB

Bunda Literasi Lampung Apresiasi Gudang Buku Keliling 2026 sebagai Penggerak Minat Baca

Berita Terbaru

Banten

Penghormatan Resmi untuk Ketua PT Banten yang Purna Tugas

Selasa, 27 Jan 2026 - 23:14 WIB