Andra Soni: Banten Siap Jalankan Program Jaga Desa untuk Tata Kelola Desa Transparan

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tangerang  – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi ditunjuknya Provinsi Banten sebagai proyek percontohan pelaksanaan optimalisasi program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. Program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan tata kelola keuangan di tingkat desa.

​“Alhamdulillah, Provinsi Banten menjadi proyek percontohan dari kegiatan optimalisasi program Jaga Desa Kejagung RI,” ujar Andra Soni dalam kegiatan Jaga Desa dan Rapat Koordinasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Tangerang di Lemo Hotel Serpong, Kamis (12/3/2026).

​Melalui program ini, Andra berharap Jaga Desa dapat dioptimalkan dengan melibatkan BPD melalui pendampingan kejaksaan. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk memastikan pengawasan pembangunan dan keuangan desa berjalan efektif.

​”Agar semua program, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, bisa berjalan maksimal dan hasilnya bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

​Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejagung Reda Manthovani menegaskan, Jaga Desa adalah wujud dukungan kejaksaan terhadap tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Program ini menyinergikan peran BPD yang memang memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa.

​”Agar para anggota BPD bisa lebih tajam dalam pengawasannya, maka disinergikan dengan program Jaga Desa. Ini bukan dalam rangka mencari kesalahan atau melakukan kriminalisasi,” tegas Reda.

​Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pertanggungjawaban keuangan desa saat ini telah menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang terintegrasi langsung dengan aplikasi Jaga Desa milik kejaksaan. Meski demikian, BPD diimbau untuk tetap turun langsung mengawasi jalannya kegiatan di lapangan.

​”Sebab, pertanggungjawaban yang muncul dalam aplikasi Jaga Desa itu hanya berupa angka,” pungkasnya.(LSI)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Peserta Muktamar NU Dilepas, Gubernur Andra Ajak Bawa Semangat Perjuangan Ulama Banten
Tinawati: Sekolah Sehat Jadi Fondasi Generasi Berkarakter dan Berprestasi
Forum Konsultasi Publik Jadi Momentum Pembenahan Pelayanan RSUD Banten
Buka Rakernas IPPAT, Andra Soni Tekankan Transformasi Pelayanan Pertanahan
Wagub Dimyati: Catur Bukan Sekadar Permainan, tetapi Mengajarkan Persaudaraan
32 Tim Berlaga di Jawara Cup 1, Dewa United Bidik Talenta Muda Banten
Andra Soni Dorong Pembinaan Karate untuk Cetak Generasi Unggul
Kejurnas Hoki 2026 Jadi Bukti Kesiapan Banten Gelar Event Nasional

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Peserta Muktamar NU Dilepas, Gubernur Andra Ajak Bawa Semangat Perjuangan Ulama Banten

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Tinawati: Sekolah Sehat Jadi Fondasi Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Forum Konsultasi Publik Jadi Momentum Pembenahan Pelayanan RSUD Banten

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Buka Rakernas IPPAT, Andra Soni Tekankan Transformasi Pelayanan Pertanahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Wagub Dimyati: Catur Bukan Sekadar Permainan, tetapi Mengajarkan Persaudaraan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Penumpang KAI Daop 6 Naik 23 Persen saat Libur Maulid Nabi

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:25 WIB

Yogyakarta

GPM Gunungkidul Rawat Tradisi, Bumikan Marhaenisme Rakyat di Petir

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:55 WIB