Penetapan Upah Minimum 2026, Mendagri Jelaskan Kewenangan dan Tanggung Jawab Gubernur

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa gubernur memegang peran sentral dalam penetapan upah minimum tahun 2026, baik Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), maupun Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Sebab, selain berkewajiban menetapkan UMP dan UMSP Tahun 2026, gubernur juga dapat menetapkan UMK dan UMSK.

“Gubernur dapat menetapkan upah minimum untuk kabupaten/kota dan upah minimum sektoral kabupaten [atau kota], tapi ‘dapat’,” ujar Mendagri saat Sosialisasi Kebijakan Penetapan Upah Minimum Tahun 2026 yang digelar secara daring dari Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ia pun menekankan agar proses penetapan tersebut berjalan tepat waktu, terkoordinasi, dan kondusif di daerah. Adapun seluruh penetapan upah minimum tahun 2026 harus diselesaikan paling lambat pada 24 Desember 2025. Dengan sisa waktu sekitar tujuh hari, ia meminta pemerintah daerah (Pemda) segera menindaklanjuti proses tersebut secara serius dan terkoordinasi.

“Penetapan seluruh upah minimum tahun 2026 yang tadi, terutama ini gubernur sebagai titik sentral, paling lambat tanggal 24 Desember,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mendagri menerangkan bahwa penghitungan upah minimum dilakukan oleh Dewan Pengupahan. Dalam mekanismenya, Dewan Pengupahan menentukan nilai indeks atau alfa yang berada pada rentang 0,5 hingga 0,9 sebagai salah satu variabel penetapan upah.

“Nilai alfa [itu] ditentukan oleh Dewan Pengupahan. Jadi nilai alfa nanti yang 0,5 sampai 0,9,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penetapan upah minimum harus mengedepankan prinsip keseimbangan, yakni melindungi kesejahteraan pekerja sekaligus mempertimbangkan keberlanjutan dunia usaha. Untuk itu, komunikasi tripartit antara pemerintah, serikat pekerja, dan pengusaha dinilai menjadi kunci agar keputusan yang diambil dapat diterima oleh seluruh pihak.

Mendagri juga meminta perangkat daerah, khususnya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), untuk segera berkoordinasi dengan kepala daerah dan Dewan Pengupahan di masing-masing daerah. Langkah tersebut penting guna memastikan proses penetapan upah minimum berjalan tertib dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Terakhir, Mendagri menegaskan bahwa Kemendagri akan melakukan pemantauan terhadap progres penetapan upah minimum di seluruh provinsi. “Kita akan memantau progres dari 38 provinsi ini. Mana yang selesai dengan baik, mana yang kira-kira belum,” tandasnya. (Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Perkuat Transparansi Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
Aceh Optimalkan Tambahan TKD untuk Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Maruarar Sirait Tekankan Kesiapan Lahan Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Hunian Tetap
Wamendagri Dorong Pemda Perkuat Perencanaan dan Data Penanganan Tuberkulosis
Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Pemimpin Siap Hadapi Era Transformasi
Keamanan yang Memberi Rasa Aman
Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum
Akhiri Penantian 21 Tahun, Pemerintah Serahkan SHM kepada 441 Keluarga Transmigran Simeulue

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:23 WIB

Satgas PRR Perkuat Transparansi Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:15 WIB

Aceh Optimalkan Tambahan TKD untuk Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:07 WIB

Maruarar Sirait Tekankan Kesiapan Lahan Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Hunian Tetap

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:00 WIB

Wamendagri Dorong Pemda Perkuat Perencanaan dan Data Penanganan Tuberkulosis

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Pemimpin Siap Hadapi Era Transformasi

Berita Terbaru

Jogja

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:39 WIB