Sekjen Kemendagri Kritik Daerah Subur yang Alami Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menyoroti kenaikan harga sejumlah komoditas pangan seperti bawang merah dan cabai rawit di beberapa daerah. Pasalnya, tak sedikit dari daerah tersebut merupakan wilayah yang memiliki lahan subur.

Hal itu disampaikan Tomsi pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Inventarisasi Jembatan Pejalan Kaki ke Satuan Pendidikan dan Sarana Publik Lainnya, serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Rapat berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (8/12/2025).

“Kami minta untuk teman-teman daerah atau yang mewakili agar segera mengambil langkah, berkomunikasi dengan daerah-daerah yang bawangnya surplus atau tidak naik sehingga dapat menurunkan harga,” jelas Tomsi.

Berdasarkan data yang dikantonginya, sebanyak 276 daerah mengalami kenaikan harga bawang pada minggu pertama Desember 2025. Kemudian, 261 daerah mengalami kenaikan harga cabai rawit pada periode yang sama. Sementara itu, cabai merah mengalami kenaikan harga di 257 daerah.

Tomsi memaklumi apabila kenaikan tersebut terjadi di daerah-daerah terdampak bencana. Namun, dari daftar daerah yang mengalami kenaikan harga, banyak di antaranya bukanlah daerah terdampak dan justru memiliki lahan yang subur. Karena itu, dirinya mempertanyakan keinginan pemerintah daerah (Pemda) setempat dalam mengendalikan harga yang terbilang tinggi.

“Ini daerah-daerah subur semua, ini naiknya 200 persen, 100 persen,” ungkapnya.

Ia berharap Pemda sadar dan segera berupaya mengatasi kenaikan harga komoditas pangan. Berdasarkan data Kemendagri per 8 Desember 2025, terdapat 335 daerah yang merencanakan gerakan menanam. Ia mengimbau daerah-daerah tersebut agar memperhatikan jenis komoditas yang ditanam sesuai kebutuhan.

Dalam kesempatan itu, Tomsi juga mengimbau daerah agar mendukung berbagai program pemerintah. Termasuk pendataan jembatan pejalan kaki yang rusak dan menghubungkan ke satuan pendidikan maupun pelayanan publik. Dukungan juga perlu diberikan terhadap Program 3 Juta Rumah yang merupakan bagian dari prioritas nasional.

Turut hadir langsung dalam kesempatan itu sejumlah pembicara, di antaranya Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andriko Noto Susanto, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Telisa Aulia Falianty. Sejumlah pembicara lainnya dari kementerian dan lembaga turut bergabung secara virtual. Forum ini juga diikuti oleh jajaran Pemda termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Sugiarto: Penugasan Praja IPDN di Wilayah Bencana Jadi Kawah Candradimuka Kepemimpinan
Wamendagri Bima Arya Tegaskan Kelanjutan Pemulihan Aceh Tamiang Lewat Gelombang III
Mendagri Tito Karnavian Dorong Sinkronisasi Data RTLH Saat Tinjau Permukiman Kumuh Kubu Raya
Wamendagri Ribka Haluk, Pendekatan Partisipatif Perkuat Perencanaan Dana Otsus di Enam Provinsi Papua
Singkawang Dinilai Jadi Contoh Kota Toleran oleh Mendagri Tito Karnavian
Sekjen Kemendagri Tegaskan Amanah Jabatan Harus Dijalankan dengan Dedikasi Penuh
Skema TCK Perkuat Layanan Kesehatan di Aceh, 1.792 Relawan Diterjunkan
Satgas PRR Fokus Percepatan Infrastruktur dan Layanan Dasar di Wilayah Terdampak Bencana

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:59 WIB

Wamendagri Bima Arya Sugiarto: Penugasan Praja IPDN di Wilayah Bencana Jadi Kawah Candradimuka Kepemimpinan

Senin, 2 Maret 2026 - 21:07 WIB

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Kelanjutan Pemulihan Aceh Tamiang Lewat Gelombang III

Senin, 2 Maret 2026 - 20:12 WIB

Mendagri Tito Karnavian Dorong Sinkronisasi Data RTLH Saat Tinjau Permukiman Kumuh Kubu Raya

Senin, 2 Maret 2026 - 19:40 WIB

Wamendagri Ribka Haluk, Pendekatan Partisipatif Perkuat Perencanaan Dana Otsus di Enam Provinsi Papua

Senin, 2 Maret 2026 - 10:51 WIB

Singkawang Dinilai Jadi Contoh Kota Toleran oleh Mendagri Tito Karnavian

Berita Terbaru