Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemda Perkuat Prioritas Anggaran demi Dampak Nyata ke Masyarakat

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banjarmasin – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan kualitas belanja daerah dengan memprioritaskan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di tengah kondisi fiskal yang semakin ketat dan proyeksi penurunan Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026, Pemda diminta meninggalkan pola pengelolaan anggaran yang tidak menghasilkan output yang jelas. Salah satunya dengan merasionalisasi anggaran birokrasi yang besar, seperti biaya perjalanan dinas dan kegiatan seremonial.

“Pola tersebut hanya mempersempit ruang fiskal tanpa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” katanya saat menghadiri Rapat Koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) seluruh Indonesia di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (3/12/2025).

Wiyagus menekankan pentingnya Pemda lebih cermat dan selektif dalam menetapkan prioritas anggaran. Ia menegaskan bahwa belanja perlu diarahkan pada program prioritas, penyelesaian masalah, dan target pembangunan yang terukur. Dengan demikian, setiap rupiah yang dikeluarkan mampu memberikan nilai tambah, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat serta kinerja pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa belanja pemerintah memiliki peranan penting dalam menggerakkan perekonomian. Karena itu, Pemda perlu mengoptimalkan belanja daerah untuk memperkuat daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi rumah tangga—yang menjadi kontributor terbesar pertumbuhan ekonomi nasional—sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.

“Kami harapkan seluruh pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi anggaran dengan tetap memperhatikan alokasi anggaran yang tepat sasaran,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wiyagus turut menyoroti bencana alam yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut). Ia berharap peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi Pemda lain agar semakin serius menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Ini menjadi pengingat bagi kita bahwa semua pembangunan tidak boleh hanya sekadar mengejar target belanja, tetapi wajib memuliakan lingkungan demi keselamatan rakyat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wiyagus meneruskan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian agar daerah terus waspada dan mengikuti petunjuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi di berbagai wilayah Kalimantan dan sekitarnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman; Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri Restuardy Daud; Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini; serta seluruh Kepala Bappeda provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.(ls)

sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemerintah Fasilitasi Tradisi Meugang Idulfitri untuk 1.455 Desa Terdampak di Aceh
Satgas PRR Fokus Percepatan Revitalisasi Lahan Pertanian dan Tambak di Wilayah Sumatera
Wamendagri Ribka Haluk Soroti Ego Sektoral dalam Evaluasi Layanan RSUD Yowari
Mendagri Tito Karnavian Soroti Pentingnya Sinergi Pemangku Kepentingan di Sektor Perumahan
Pelayanan Kesehatan RSUD Yowari Jadi Sorotan, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pembenahan Menyeluruh
Bansos Rp136,9 Miliar Disalurkan untuk Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana di Tiga Provinsi Sumatera
Rakor Pengendalian Inflasi 2026: Kemendagri Tekankan Stabilitas Harga dan Perbaikan Distribusi Pangan
Mendagri Apresiasi Penyaluran Bansos bagi Korban Bencana di Aceh Timur

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Fasilitasi Tradisi Meugang Idulfitri untuk 1.455 Desa Terdampak di Aceh

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:36 WIB

Satgas PRR Fokus Percepatan Revitalisasi Lahan Pertanian dan Tambak di Wilayah Sumatera

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Soroti Ego Sektoral dalam Evaluasi Layanan RSUD Yowari

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:01 WIB

Mendagri Tito Karnavian Soroti Pentingnya Sinergi Pemangku Kepentingan di Sektor Perumahan

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:58 WIB

Pelayanan Kesehatan RSUD Yowari Jadi Sorotan, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pembenahan Menyeluruh

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Babinsa Wonosobo Sigap Turun Jalan Atur Arus Mudik Kertek Lancar

Kamis, 19 Mar 2026 - 13:03 WIB