Pemkot Yogyakarta Larang Roda Tiga, Maxride Tantang Pemkot Bahas Solusi Transportasi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGKAOKE.COM, Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta resmi menerbitkan SE Wali Kota Nomor 100.3.4/3744 Tahun 2025 yang melarang kendaraan bermotor roda tiga beroperasi di wilayah kota.

‎Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa SE itu terbit setelah menerima arahan tertulis dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.

‎“Pak Gubernur sudah memberikan arahan secara tertulis, dan setelah itu kami membuat surat edaran,” ujarnya di Patangpuluhan.

‎Ia menambahkan bahwa larangan tersebut dilakukan demi menjaga identitas budaya transportasi tradisional Yogyakarta.

‎Di sisi lain, perusahaan layanan transportasi roda tiga Maxride buka suara setelah SE dirilis. Regional Manager Central Java PT Max Auto Indonesia, Bayu Subolah, menyebut pihaknya siap berdialog dengan Pemkot.

‎“Kami siap buka ruang diskusi dengan pemkot atau segala macam,” katanya.

‎Ia menilai bahwa melalui diskusi, masa depan transportasi Jogja bisa ditata lebih baik.

‎“Bagaimana kita bisa membangun transportasi Jogja secara keseluruhan,” imbuhnya.

‎Sementara itu, Government Relation PT Max Auto Indonesia, Iwan Cristianto, mengaku tak terkejut dengan adanya rencana penertiban kendaraan roda tiga.

‎“Cerita bentor mau ditertibkan itu sudah dari 10 tahun lalu,” ujarnya.

‎Ia juga mendengar adanya wacana penggantian bentor dengan becak listrik.
‎Menurutnya, pemerintah harus menyediakan solusi yang manusiawi.

‎“Dari bentor alasannya selalu urusan perut, jadi pemerintah harus menyiapkan solusi,” katanya.

‎Iwan menjelaskan bahwa Maxride telah memenuhi seluruh legalitas agar bajaj dapat beroperasi, termasuk SRUT untuk penerbitan nomor kendaraan.

‎“Bukan berarti tidak dibolehkan, kami mengurus semua legalitas,” tegasnya.

‎Maxride juga tidak keberatan dengan penertiban, asalkan dilakukan adil.

‎“Ayo ditertibkan semuanya, biar semua tertib, biar semuanya bagus,” pungkasnya.

(waw)

Berita Terkait

Fenomena Tanah Gerak di Pajangan Bantul, BPBD DIY Lakukan Asesmen
‎Ledakan Trafo Picu Kebakaran Bank BPD DIY, Enam Motor Hangus
Dosen UWM Dorong THR Jadi Momentum Cerdas Literasi Finansial
Digitalisasi Keuangan Daerah Dipercepat, Yogyakarta Targetkan Perluasan Pembayaran QRIS
Danrem Pamungkas Hadiri Tirakatan, DIY Teguhkan Spirit Sejarah
Forum UGM Dorong Gotong Royong Perkuat Legitimasi Demokrasi Lokal
Akademisi Ilmu Komunikasi UMY Torehkan Prestasi di Ajang Dosen Berprestasi FISIPOL
‎TMMD Wonosobo Ditutup, Dandim Tegaskan Desa Kunci Kemajuan Negeri

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:45 WIB

Fenomena Tanah Gerak di Pajangan Bantul, BPBD DIY Lakukan Asesmen

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:50 WIB

‎Ledakan Trafo Picu Kebakaran Bank BPD DIY, Enam Motor Hangus

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:31 WIB

Dosen UWM Dorong THR Jadi Momentum Cerdas Literasi Finansial

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:16 WIB

Digitalisasi Keuangan Daerah Dipercepat, Yogyakarta Targetkan Perluasan Pembayaran QRIS

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:35 WIB

Danrem Pamungkas Hadiri Tirakatan, DIY Teguhkan Spirit Sejarah

Berita Terbaru

Bekasi

Pengamanan Mudik 2026: Ribuan Personel Bekasi Disiagakan

Jumat, 13 Mar 2026 - 10:09 WIB