Bangun Karakter dan Kolaborasi, 147 Penerima Beasiswa UMY Ikuti Gathering Outbound 

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa penerima beasiswa penuh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti Scholarship Gathering Outbound 2025 yang berlangsung selama tiga hari di Desa Wisata Kalakijo, Bantul. (Joke)

Mahasiswa penerima beasiswa penuh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti Scholarship Gathering Outbound 2025 yang berlangsung selama tiga hari di Desa Wisata Kalakijo, Bantul. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Bantul — Sebanyak 147 mahasiswa penerima beasiswa penuh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti Scholarship Gathering Outbound 2025 yang berlangsung selama tiga hari di Desa Wisata Kalakijo, Bantul. Kegiatan yang berpuncak pada Minggu (9/11/2025) ini menjadi ajang pembinaan karakter, penguatan jejaring, serta sarana menumbuhkan semangat kolaborasi dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa penerima beasiswa.

Kepala Subdirektorat Konseling, Kesejahteraan, dan Karir UMY, Muhammad Arif Rizqi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyebut kegiatan tersebut sebagai “gerbang awal” pembinaan bagi mahasiswa penerima beasiswa baru. Mereka dibekali pemahaman tentang sistem kemahasiswaan, nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta tanggung jawab moral sebagai penerima beasiswa.

“Scholarship Gathering ini adalah tahap awal pembinaan mahasiswa. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi unggul, beretika, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Arif.

Kegiatan yang dikemas secara edukatif dan rekreatif ini memadukan sesi materi dengan aktivitas luar ruang. Mahasiswa diajak berinteraksi, menyelesaikan tantangan kelompok, dan menumbuhkan solidaritas antarpenerima beasiswa dari berbagai program seperti KIP, Tapak Suci, Beasiswa Sepak Bola, hingga Beasiswa Dokter Muhammadiyah.

Ketua panitia, Yossica Ariatami Edwina, S.H., menjelaskan salah satu sesi paling menarik adalah mini project bertema “Nasi Goreng”. Setiap kelompok diberi bahan yang sama untuk menciptakan nasi goreng dengan cita rasa dan penyajian unik.

“Dari bahan sederhana, kami ingin menumbuhkan kreativitas dan kerja sama. Setiap kelompok bisa menghasilkan hasil berbeda, dan itu mencerminkan cara berpikir yang kreatif dan kolaboratif,” kata Yossica.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat jejaring lintas angkatan dan program beasiswa agar kerja sama dapat berlanjut di luar kegiatan. “Kami berharap relasi yang terbentuk di sini terus berlanjut, menjadi jejaring yang produktif dan bermanfaat,” ujarnya.

Salah satu peserta, Afani Naura Fatkhulrohman, mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah, mengaku mendapatkan pengalaman berharga.
“Alhamdulillah, acaranya menyenangkan dan penuh makna. Kami jadi lebih akrab dan termotivasi untuk menjalankan amanah sebagai penerima beasiswa dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, UMY menanamkan tiga nilai utama kepada para penerima beasiswa: tanggung jawab, keunggulan, dan semangat menebar kebaikan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai generasi berkarakter, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat dan umat. (ihd)

Berita Terkait

Digitalisasi Tarjih, UMY Dorong Muhammadiyah Lebih Adaptif Dakwah di Era YouTube
Dosen UMY Kembangkan Model Kolaboratif Cegah Perdagangan Manusia
Kolaborasi UMY–ITB Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Berbasis Riset

Berita Terkait

Kamis, 13 November 2025 - 05:34 WIB

Dosen UMY Kembangkan Model Kolaboratif Cegah Perdagangan Manusia

Selasa, 11 November 2025 - 13:08 WIB

Bangun Karakter dan Kolaborasi, 147 Penerima Beasiswa UMY Ikuti Gathering Outbound 

Kamis, 6 November 2025 - 09:58 WIB

Kolaborasi UMY–ITB Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Berbasis Riset

Berita Terbaru