Wamendagri Ribka Ajak Pemda Papua Barat Daya Berkomitmen Memajukan Pendidikan dan SDM

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sorong – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk berbicara tentang pentingnya peningkatan kemampuan numerasi bagi generasi muda Papua sebagai fondasi membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja dengan Pemerintah Daerah se-Provinsi Papua Barat Daya di Rylich Panorama, Kota Sorong, Kamis (6/11/2025).

Dalam arahannya, Ribka mengapresiasi inisiatif pendidikan berbasis metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang digagas oleh fisikawan Yohanes Surya. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi langkah penting untuk mengubah paradigma belajar matematika agar lebih mudah dan menyenangkan bagi anak-anak Papua.

“Saya pikir kita ini produk-produk dulu itu takut matematika, betul ya? Justru itu sekarang ada pendekatan gimana dibuat supaya anak-anak generasi Z sekarang tidak boleh takut matematika,” ujar Ribka.

Ia mengungkapkan, peningkatan kemampuan numerasi menjadi salah satu fokus penting pemerintah. Berdasarkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2022, Indonesia masih berada di peringkat bawah. Karena itu, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan skor PISA dalam lima tahun ke depan.

Ia juga menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda Papua agar mampu bersaing dalam kompetisi global. Para pemimpin daerah, kata Ribka, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan generasi penerus siap menghadapi bonus demografi.

“Karena kita akan mewariskan generasi. Kita akan mewariskan generasi yang menurut saya [yaitu] generasi Z, yang jangan sampai kemudian mereka akan kecewa dengan kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ribka menyampaikan bahwa semangat memperbaiki kualitas pendidikan di Papua tidak lepas dari pengalaman pribadinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meniti karier dari bawah hingga kini dipercaya menjadi Wamendagri. Perjalanan panjang tersebut, katanya, menjadi bukti bahwa peningkatan kapasitas SDM adalah kunci untuk keluar dari stigma dan memperbaiki masa depan.

“Saya ingin generasi kita ke depan, anak-anak Papua ini tidak [memiliki] stigma sama dengan kita hari ini. Kita hanya perbaiki-perbaiki nasib. Kami mau mulai merubah [kemampuan] numerasi, karena numerasi ini penting sekali,” tegasnya.

Melalui rapat kerja tersebut, Ribka tak sekadar memaparkan arah kebijakan, tetapi juga menumbuhkan semangat para kepala daerah dan ASN di Papua Barat Daya untuk terus berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan SDM. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai jika generasi mudanya siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam kesempatan itu, hadir di antaranya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, bupati/wali kota se-Provinsi Papua Barat Daya, dan fisikawan Yohanes Surya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kementerian Perkuat Talenta Esports Lewat National Championships Grand Finale ASIED
Menteri Ekraf Siap Akselerasi Pegiat Ekonomi Kreatif ke Pasar Global Bersama Braze
Mahasiswa KKN Diajak Ciptakan Solusi Berbasis Kearifan Lokal untuk Pembangunan Kepulauan Yapen
Kementrans Kembali Raih WTP, Mentrans Sebut Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan Publik
Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok
Mendagri Tito Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Sistem dan Budaya Integritas Cegah Korupsi
Wamendagri Minta DPRD Pastikan APBD Berdampak Nyata, Tak Hanya Penuhi Administrasi
Kemendagri Jaga Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi, Kata Mendagri

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:21 WIB

Kementerian Perkuat Talenta Esports Lewat National Championships Grand Finale ASIED

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:12 WIB

Menteri Ekraf Siap Akselerasi Pegiat Ekonomi Kreatif ke Pasar Global Bersama Braze

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:23 WIB

Mahasiswa KKN Diajak Ciptakan Solusi Berbasis Kearifan Lokal untuk Pembangunan Kepulauan Yapen

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:49 WIB

Kementrans Kembali Raih WTP, Mentrans Sebut Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:41 WIB

Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok

Berita Terbaru

Jakarta

Menakar Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Turbulensi Global

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:01 WIB