“Menyala Lomanku, Urip Iku Urup”: Loman Park Hotel Rayakan Syukur dan Inovasi

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Loman Park Hotel yang ke-2.

‎Acara bertajuk Tasyakuran dan Gala Dinner ini menjadi momentum refleksi perjalanan dan pencapaian hotel yang terus tumbuh menjadi ikon pariwisata dan budaya lokal.

‎“Perayaan ini adalah wujud syukur atas kolaborasi yang telah membawa Loman Park Hotel menjadi pemain kunci dalam memajukan pariwisata dan budaya,” ujar TM. Fuad Hasan, S.E., M.M., Direktur Keuangan PT Anindya Mitra Internasional.

‎Malam syukuran kian semarak dengan penampilan “Sedulur Loman Dance Performance” yang menggambarkan semangat kebersamaan.

‎“Kami ingin menampilkan ruh pelayanan kami yang penuh gotong royong dan kegembiraan,” kata salah satu penari.

‎Tak kalah menarik, video Road to Anniversary menampilkan perjalanan inspiratif mulai dari aksi sosial di Pantai Goa Cemara hingga partisipasi dalam Jogjavaganza Carnival Vol. 2.

‎Momentum ini juga menjadi tonggak inovasi.

‎Loman Park Hotel menandatangani kerja sama dengan PT Enam Kubuku Indonesia untuk menghadirkan fasilitas e-book pertama di dunia bagi tamu hotel.

‎“Kolaborasi ini merupakan langkah maju menghadirkan pengalaman menginap yang cerdas dan berkelanjutan,” ungkap Arie Kustanto, Direktur Utama PT Kubuku.

‎Selain itu, kolaborasi dengan Batiki Jannati dan kegiatan Jogja Eco Style bersama AEPI dan UNESCO mempertegas komitmen hotel terhadap fesyen dan lingkungan berkelanjutan.

‎Puncak acara berlangsung penuh haru ketika Bregodo membawa tumpeng sebagai simbol doa, disusul pemberian penghargaan kepada staf berprestasi dan tali asih bagi dua panti asuhan.

‎“Kami percaya keberkahan datang dari berbagi,” ujar perwakilan manajemen.

‎Owner Loman Park Hotel, Handono S. Putro, menutup acara dengan filosofi yang menjadi tema tahun ini: “Urip iku Urup.”

‎“Kehidupan adalah tentang memberi manfaat dan inspirasi bagi sesama. Harapannya, Loman terus menyala, menjadi sumber semangat dan keberkahan bagi banyak orang,” ujarnya penuh makna.

(waw)

Berita Terkait

‎Sarasehan Budaya Ungkap Pesan Leluhur Tegal Menjaga Alam
BGN DIY Buka Hotline Lapor Mas Kareg, Awasi Program MBG
‎Nuzulul Qur’an Teguhkan Cahaya Peradaban Saat Dunia Dilanda Krisis
UMY Dampingi Wirokerten Transformasi Digital Desa Wisata Berbasis Keamanan Siber
‎Forum Inklusi Muhammadiyah Dorong Kemandirian Akar Rumput dan Solidaritas Ramadan
‎Pria Bersurjan dan Kebaya Syiar Budaya, Ngemong Generasi Muda
‎Relawan MBG DIY Bersatu, 5.000 Orang Ikrar Benahi Layanan
‎BGN Ancam Hentikan Operasional Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene Sanitasi

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:46 WIB

‎Sarasehan Budaya Ungkap Pesan Leluhur Tegal Menjaga Alam

Senin, 9 Maret 2026 - 11:56 WIB

BGN DIY Buka Hotline Lapor Mas Kareg, Awasi Program MBG

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

‎Nuzulul Qur’an Teguhkan Cahaya Peradaban Saat Dunia Dilanda Krisis

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:32 WIB

UMY Dampingi Wirokerten Transformasi Digital Desa Wisata Berbasis Keamanan Siber

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:45 WIB

‎Forum Inklusi Muhammadiyah Dorong Kemandirian Akar Rumput dan Solidaritas Ramadan

Berita Terbaru