BPBD Sleman Konsolidasi Relawan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Ancaman Kesehatan

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sleman – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, BPBD Kabupaten Sleman menggelar Konsolidasi Komunitas Relawan Penanggulangan Bencana di Rumah Makan Bali Ndeso, Plaosan, Tlogoadi, Mlati, Selasa malam (28/10/2025).
‎
‎Acara ini diikuti puluhan komunitas relawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (FKRRS) serta unsur organisasi kemanusiaan dan keamanan.
‎
‎Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa, S.E., M.T., menegaskan pentingnya kewaspadaan menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang mulai melanda Sleman dan sekitarnya.
‎
‎“Beberapa waktu terakhir, intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang mulai sering terjadi. Kita harus siap menghadapi potensi banjir, longsor, maupun pohon tumbang. Peran relawan sangat krusial dalam memberikan respon cepat di lapangan,” ujar Haris.
‎
‎Haris menambahkan, BPBD Sleman akan terus memperkuat sinergi antar komunitas relawan melalui pembaruan data dan peningkatan pelatihan kebencanaan di tiap kapanewon.
‎
‎“Kegiatan malam ini bukan hanya konsolidasi, tapi juga ajang silaturahmi dan evaluasi lintas komunitas. Kekuatan relawan adalah jejaring dan kerja sama.
‎
‎”Selama semangat itu dijaga, Sleman akan selalu tangguh menghadapi bencana apa pun,” tegasnya menutup sambutan.
‎
‎Sementara itu, Ketua FKRRS, Yoga Nugroho Utomo, S.E., menyoroti ancaman lain yang tak kalah serius: meningkatnya kasus keracunan massal di kegiatan sosial penyediaan makanan gratis.
‎
‎“Kami mengingatkan para relawan untuk memastikan aspek kebersihan dan keamanan pangan. Jangan sampai niat baik berbagi justru menimbulkan korban,” kata Yoga.
‎
‎Ia juga mengimbau relawan yang belum terdaftar segera mendaftar ke BPBD Sleman agar mendapat pelatihan dan perlindungan asuransi.
‎
‎Dukungan juga datang dari Ariyanto Wibowo, S.H., CPLA, perwakilan STAK Sleman, yang menegaskan, “Relawan adalah garda terdepan di setiap situasi darurat. Kami apresiasi semangat kebersamaan dan profesionalisme mereka.”

(waw)

Berita Terkait

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total
Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:07 WIB

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terbaru