Sinergi Keimigrasian: Kanwil Imigrasi DK Jakarta Kukuhkan Tim Fasilitasi Advokasi sebagai Garda Etika dan Hukum Pegawai

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta menyelenggarakan Pengukuhan Tim Fasilitasi Advokasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DK Jakarta tentang Penetapan Tim Fasiltasi Advokasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta , adapun Tim Fasilitasi Advokasi yang dikukuhkan sebanyak 66 Orang  terdiri dari Pegawai di Unit Pelaksana Teknis di Wilayah Daerah Khusus Jakarta.

Pembentukan Tim Fasilitasi Advokasi ini merupakan bagian dari komitmen Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta dalam memperkuat salah satu tugas dan fungsi Direktorat Kepatuhan Internal yaitu fasilitasi advokasi. Fasilitasi advokasi ini dilaksanakan bertujuan untuk mempermudah, memperlancar, dan memperkuat upaya pendampingan, perlindungan, serta penyelesaian permasalahan hukum dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian sesuai peraturan perundang-undangan. Tim ini dibentuk bukan semata untuk menangani permasalahan hukum dan kebijakan tetapi juga sebagai  wadah konsultasi, pembinaan, dan pendampingan hukum serta etika dan perilaku bagi seluruh pegawai.

Melalui fasilitasi advokasi yang terencana dan terkoordinasi, diharapkan setiap insan Imigrasi memiliki pemahaman yang lebih utuh tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya, sekaligus terlindungi secara hukum dalam melaksanakan tugas-tugas keimigrasian yang sering kali bersentuhan langsung dengan kepentingan publik, bahkan lintas instansi.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi DK Jakarta, Pamudji Raharja, menyampaikan pembentukan Tim Fasilitasi Advokasi diharapkan menjadi wadah koordinasi, konsultasi, dan pendampingan hukum bagi satuan kerja keimigrasian di wilayah Daerah Khusus Jakarta.

“Pembentukan Tim Fasilitasi Advokasi merupakan langkah strategis dalam memperkuat budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan profesional. Tim ini bukan hanya berfungsi sebagai pendamping hukum, tetapi juga sebagai mitra konsultatif yang membantu menjaga marwah institusi dan melindungi aparatur dari potensi risiko hukum,” ujar Pamudji Raharja dalam sambutannya

Beliau menambahkan bahwa dinamika perubahan organisasi menuntut aparatur imigrasi untuk memiliki ketanggapan terhadap regulasi dan kemampuan beradaptasi dalam setiap perubahan kebijakan

“Melalui tim ini, kita ingin memastikan setiap langkah kebijakan maupun tindakan kedinasan dilakukan secara terukur, sesuai prosedur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai akuntabilitas,” tegasnya

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara jajaran keimigrasian khususnya di wilayah Daerah Khususu Jakarta  guna memastikan setiap pelaksanaan tugas aparatur imigrasi berjalan sesuai dengan prinsip integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Menutup acara, Pamudji Raharja menegaskan kembali pentingnya semangat tanggung jawab dan integritas bagi seluruh anggota tim.

“Jalankan amanah ini dengan penuh integritas dan dedikasi. Semoga Tim Fasilitasi Advokasi dapat menjadi contoh nyata bagaimana profesionalitas dan tanggung jawab dapat berjalan seiring dalam menjaga citra dan marwah Direktorat Jenderal Imigrasi,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Sidang Praperadilan Refill Gas Portable Digelar, Pemohon Bacakan Permohonan di PN Jakarta Utara
Menteri Ekraf Dukung Garuda Finishers Perkuat Ekonomi Kreatif dan Industri Olahraga
Perbedaan Proses Penahanan Mantan Jampidsus Disorot, Praktisi Pertanyakan Konsistensi SOP Kejaksaan
Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik
​PFII Solusi Krisis Fiskal Daerah: Dr. Agus Syabarrudin Ajak SMSI dan BPD Kawal Transformasi Pembiayaan Daerah
Memasuki Pekan Ketiga Gerakan Langit Biru, AHY Dorong Komitmen Kader Demokrat Jaga Kelestarian Lingkungan
Kasus Perdagangan Anak: Faisal Haris Nasution Laporkan Pelaku ke Polda Metro Jaya
KP-MBG Laporkan Dugaan Maladministrasi Penanganan Kasus Kecelakaan Kerja Head of Chef MBG ke Ombudsman RI

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:29 WIB

Sidang Praperadilan Refill Gas Portable Digelar, Pemohon Bacakan Permohonan di PN Jakarta Utara

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:24 WIB

Menteri Ekraf Dukung Garuda Finishers Perkuat Ekonomi Kreatif dan Industri Olahraga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:46 WIB

Perbedaan Proses Penahanan Mantan Jampidsus Disorot, Praktisi Pertanyakan Konsistensi SOP Kejaksaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:50 WIB

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:00 WIB

​PFII Solusi Krisis Fiskal Daerah: Dr. Agus Syabarrudin Ajak SMSI dan BPD Kawal Transformasi Pembiayaan Daerah

Berita Terbaru