Optimalkan Potensi Wakaf, Wagub Banten Dorong Akselerasi Digitalisasi pada Konferensi Global BWI

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tanggerang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, mendorong optimalisasi gerakan wakaf guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, wakaf bukan sekadar instrumen ekonomi keumatan, melainkan amal jariah yang akan menjadi penolong manusia di akhirat kelak.

​Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri acara The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Menara Syariah, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (13/10/2026).

​Dalam sambutannya, Wagub Dimyati mengapresiasi inovasi pendataan wakaf yang dinilai semakin baik. Ia secara khusus menyoroti sistem yang terintegrasi sehingga data wakaf dapat terdeteksi, terekam secara sistematis, dan terjamin keamanannya.

​”Alhamdulillah, konferensi global kedua dari BWI ini berjalan dengan baik. Saya menyambut positif inisiatif ini dan telah menyampaikan kepada BWI agar seluruh aset wakaf kita ke depannya bisa terdata secara menyeluruh dan terpusat,” ujar Dimyati.

​Dimyati juga mengingatkan kembali esensi dari berwakaf. Ia menjelaskan bahwa harta duniawi seperti uang, pakaian, kendaraan, maupun rumah tidak akan dibawa mati. Sebaliknya, amal perbuatanlah yang akan menjadi penolong sejati.

​”Amal kebajikan yang pahalanya terus mengalir itu di antaranya adalah sedekah jariah atau wakaf, ilmu yang bermanfaat, serta anak yang saleh dan salehah,” jelasnya.

​Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Menara Syariah, Harianto Solichin, turut menegaskan komitmennya dalam mendukung digitalisasi wakaf. Pihaknya berencana memfasilitasi perusahaan rintisan (startup) di sektor wakaf yang ditargetkan meluncur pada bulan November mendatang.

​Harianto menjelaskan, tata kelola wakaf kini akan jauh lebih aman, transparan, dan mudah dilacak melalui pemanfaatan teknologi rantai blok (blockchain).

​”Melalui teknologi blockchain, segala sesuatu (transaksi wakaf) bisa dilacak dengan sangat transparan. Baik itu hari ini, besok, lusa, minggu depan, hingga sepuluh tahun ke depan, sistem ini tetap aman dan terekam,” ungkap Harianto.

​Sebagai informasi, The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026 ini mendapat antusiasme berskala internasional. Konferensi ini dihadiri oleh peserta dan delegasi dari berbagai negara, di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Turki, Maroko, serta perwakilan dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Bidang Pendidikan & Kesehatan Diapresiasi, Pemprov Banten Disambangi Peserta PKN II Kemendagri
Kompak Hadir untuk Rakyat, Pemprov dan Polda Banten Pacu Kualitas Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum, Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Sambangi Kajati Banten
Tembus Pasar Mancanegara, Wagub Dimyati Ajak UMKM Banten Unjuk Gigi di Trade Expo Indonesia
Wujudkan Pelayanan Bersih Korupsi, PAKSI-API Banten Asah Efektivitas Kanal Pengaduan Masyarakat
Kapolda Banten Kunjungi DPRD Provinsi Banten, Bahas Kolaborasi Strategis Antarlembaga
Momentum HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Gubernur Banten Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Daerah
Menuju Kebijakan Tepat Sasaran: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Lanjutan Tren Positif Banten

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bidang Pendidikan & Kesehatan Diapresiasi, Pemprov Banten Disambangi Peserta PKN II Kemendagri

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Kompak Hadir untuk Rakyat, Pemprov dan Polda Banten Pacu Kualitas Pelayanan Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum, Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Sambangi Kajati Banten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Tembus Pasar Mancanegara, Wagub Dimyati Ajak UMKM Banten Unjuk Gigi di Trade Expo Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Wujudkan Pelayanan Bersih Korupsi, PAKSI-API Banten Asah Efektivitas Kanal Pengaduan Masyarakat

Berita Terbaru