Bunda PAUD Provinsi Banten Ajak Anak Usia Dini Siap Hadapi Bencana

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banten – Bunda PAUD Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menekankan pentingnya mengenalkan mitigasi bencana sejak usia dini sebagai upaya membangun generasi yang tangguh dan siap menghadapi situasi darurat.

Hal itu disampaikan Tinawati saat mendampingi anak-anak dari Taman Kanak-kanak (TK) Pembina Harapan Bangsa dan Darunnajah Kota Serang dalam kunjungan edukatif ke Kantor Pusdalops BPBD Provinsi Banten, Kamis (9/10/2025).

Tinawati mengungkapkan, edukasi kebencanaan merupakan salah satu upaya bersama dalam membekali anak didik agar memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini. Apalagi, Provinsi Banten memiliki potensi bencana yang cukup beragam.

“Untuk itu, kita semua harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan terkait mitigasi kebencanaan. Mari kita gemakan slogan Siap untuk Selamat,” ujarnya.

Menurut Tinawati, anak usia dini merupakan periode emas dalam pertumbuhan manusia. Pada masa ini, otak berkembang pesat dan cepat memproses informasi serta pengalaman yang dilihat, didengar, dan dirasakan.

Fase ini juga disebut golden age (usia emas) yang ditandai dengan perkembangan aspek fisik, emosional, dan spiritual. Karena itu, edukasi kebencanaan sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi Provinsi Banten. Beberapa dekade ke depan anak-anak inilah yang akan menjadi generasi penerus dan memegang kendali pembangunan daerah.

“Oleh karenanya, membentuk karakter anak yang sehat, cerdas, ceria, tanggap, dan tangguh adalah tujuan utama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan, pihaknya intens memberikan edukasi mitigasi bencana kepada pelajar dari berbagai tingkatan. Baik melalui kunjungan lapangan (field trip) seperti ini maupun dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah.

“Sehingga anak-anak didik kita mempunyai pemahaman secara utuh. Ketika bencana terjadi mereka paham apa saja yang harus dilakukan. Apalagi ketika terjadi bencana, anak-anak lebih rentan menjadi korban,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan anak mendapatkan edukasi mengenai langkah-langkah mitigasi saat terjadi bencana alam, khususnya gempa bumi dan banjir. Anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok dan dikenalkan pada cara menghadapi bencana melalui simulasi berbentuk dongeng, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diingat.

Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan berbagai peralatan dan logistik kebencanaan. Termasuk perahu penyelamat dan kendaraan pemadam kebakaran untuk menumbuhkan pemahaman praktis mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.(Nad)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Penyidikan Berbasis Alat Bukti, Polda Banten Tegaskan Proses Hukum Sesuai KUHAP
Sampah Plastik Jadi Sumber Penghasilan, Kades Sindangheula Turun Langsung ke Warga
KKM 39 Unsera Bekali Warga Pegadingan dengan Teknologi dan Ekonomi Kreatif
Perkuat Infrastruktur Bayah, Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Diresmikan
Peduli Warga Bayah, Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas
Wagub Banten Tegaskan Empat Raperda DPRD Ditujukan untuk Kepentingan Rakyat
Jalan Kampung Buluh Pandeglang Segera Dibangun, Andra Soni Targetkan Mulai Oktober 2026
Lepas 419 Peserta Jamnas XII, Pemprov Banten Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Penyidikan Berbasis Alat Bukti, Polda Banten Tegaskan Proses Hukum Sesuai KUHAP

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Sampah Plastik Jadi Sumber Penghasilan, Kades Sindangheula Turun Langsung ke Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:11 WIB

KKM 39 Unsera Bekali Warga Pegadingan dengan Teknologi dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Perkuat Infrastruktur Bayah, Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Diresmikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Peduli Warga Bayah, Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB