Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk Memutus Mata Rantai Kemiskinan

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni, memberikan motivasi tentang pentingnya pendidikan di hadapan ribuan calon mahasiswa baru Universitas Bina Bangsa (Uniba). Ia meyakini bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengatasi kesulitan hidup.

​”Saya ingin mahasiswa Banten menjadi generasi yang tidak mudah menyerah, tidak cepat merasa puas, terbuka terhadap perubahan, dan selalu melihat setiap tantangan sebagai kesempatan untuk tumbuh,” kata Andra Soni saat membuka Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKBM) di Uniba Convention Center (UCC), Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (16/9/2026).

​Gubernur Andra menjelaskan, generasi muda di Provinsi Banten harus bisa mengenyam pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi, terutama bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Gubernur memiliki tekad kuat mengenai hal ini karena ia pernah merasakan langsung sulitnya mendapatkan akses pendidikan yang baik dan terjangkau.

​“Kala itu, seusai lulus SMA sekitar tahun 1995, saya tidak bisa langsung kuliah. Sementara teman-teman lainnya, karena orang tuanya mampu, mereka bisa melanjutkan kuliah di kampus-kampus ternama,” ungkapnya.

​Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan, ia pernah memilih bekerja sambil mengumpulkan uang untuk biaya kuliah. Setahun kemudian, bermodalkan uang gaji yang disisihkan, Andra akhirnya mendaftar kuliah di kampus yang biayanya terjangkau dan dapat dicicil.

​“Pokoknya yang penting bisa kuliah. Namun, karena kondisi politik saat itu sedang bergejolak, akhirnya kuliah saya tertunda dan hanya bisa sampai D-4,” ujarnya.

​Seiring berjalannya waktu, motivasi untuk menyelesaikan pendidikan yang lebih tinggi semakin kuat dirasakannya. Dua puluh satu tahun kemudian, Gubernur Andra berhasil menyelesaikan pendidikan strata satu (S-1) pada 2019. Menyusul kemudian gelar magister (S-2) yang diraihnya pada 2023, dan saat ini ia tengah menempuh pendidikan doktor (S-3).

​“Semua itu terwujud karena motivasi kuat saya untuk keluar dari kemiskinan,” tegasnya.

​Saat ini, Gubernur Andra bertekad memastikan masyarakat Banten bisa mendapatkan akses pendidikan tinggi yang mudah dan murah. Oleh karena itu, ia mengapresiasi Uniba yang telah berperan aktif memberikan akses pendidikan bagi anak-anak di Provinsi Banten.

​Lebih lanjut, Gubernur Andra berharap pihak universitas terus mendorong terbentuknya growth mindset (pola pikir berkembang) di kalangan mahasiswa. Pola pikir ini meyakini bahwa kemampuan dapat terus dikembangkan melalui proses belajar, kerja keras, pengalaman, dan keberanian dalam menghadapi tantangan.

​Menurutnya, pengembangan soft skill (keterampilan nonteknis) mahasiswa seperti critical thinking (berpikir kritis), problem solving (pemecahan masalah), komunikasi efektif, kolaborasi, kepemimpinan, kreativitas, dan adaptabilitas sangat penting. Hal tersebut menjadi modal utama mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja dan perubahan zaman yang bergerak serba cepat.

​“Adik-adik mahasiswa harus memahami prinsip lifelong learning (belajar sepanjang hayat). Di mana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun kita berinteraksi, selalu ada sesuatu yang dapat kita pelajari,” jelasnya.

​Sementara itu, Ketua Pelaksana PKKBM, Hadi Kurniawanto, menambahkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari dan diikuti oleh 4.966 calon mahasiswa baru. Tujuannya adalah memberikan pembekalan agar mahasiswa dapat lebih cepat beradaptasi dengan sistem pendidikan di perguruan tinggi.

​“Oleh karena itu, tema yang diusung dalam PKKBM tahun ini adalah ‘Menguatkan Budaya Akademik dan Nasionalisme dalam Akselerasi Inovasi Berdampak bagi Pembangunan Bangsa’,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Muhammad Najib, Dewan Pembina Yayasan Uniba Furtasan Ali Yusuf, Ketua Yayasan Uniba Sakti Handayani, dan Rektor Uniba Bambang Dwi Suseno, beserta jajaran sivitas akademika. (gla)

 Sumber : Adpim

Berita Terkait

Jaga Stabilitas Pangan Daerah, Pemprov Banten Kawal Pasokan Pupuk dan Tindak Tegas Penyelewengan
Dorong Partisipasi Warga, Gubernur Andra Soni Minta Seluruh OPD dan Badan Publik Banten Optimalkan PPID
Wujudkan Pembangunan Transparan, Wagub Dimyati Pacu Kolaborasi Strategis Pemprov Banten dan Sektor Swasta
Dorong Transparansi dan Efektivitas Pembangunan, Banten Terapkan Skema Sinergi CSR Pertama di Indonesia
Sasar Pendidikan Basis Keluarga, Tinawati Andra Soni Optimalkan Peran Kader PKK dalam Program Mengajar
Tekan Angka Keretakan Rumah Tangga, Pemprov Banten Tekankan Pentingnya Edukasi Komunikasi Keluarga
Tingkatkan Daya Saing Produk Unggas dan Peternakan, Pemprov Banten Optimalkan Sinergi Peternak dan Pelaku Usaha
Gubernur Andra Soni : Pemprov Banten Komitmen Ciptakan Iklim Usaha Kondusif dan Berantas Pungli dan Perilaku Koruptif

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:11 WIB

Jaga Stabilitas Pangan Daerah, Pemprov Banten Kawal Pasokan Pupuk dan Tindak Tegas Penyelewengan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WIB

Dorong Partisipasi Warga, Gubernur Andra Soni Minta Seluruh OPD dan Badan Publik Banten Optimalkan PPID

Kamis, 5 November 2026 - 21:13 WIB

Wujudkan Pembangunan Transparan, Wagub Dimyati Pacu Kolaborasi Strategis Pemprov Banten dan Sektor Swasta

Kamis, 5 November 2026 - 20:40 WIB

Dorong Transparansi dan Efektivitas Pembangunan, Banten Terapkan Skema Sinergi CSR Pertama di Indonesia

Kamis, 5 November 2026 - 18:04 WIB

Sasar Pendidikan Basis Keluarga, Tinawati Andra Soni Optimalkan Peran Kader PKK dalam Program Mengajar

Berita Terbaru

Rakor ISEI Cabang Yogyakarta

Yogyakarta

Lima Kandidat Berebut Kursi Ketua ISEI Yogyakarta, Didi Unggul

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:34 WIB