Ikhsan Meninggal, Suporter PSS Sleman Kembali Berduka Tragis

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar suporter PSS Sleman. Ikhsan Nur Hidayah (21) meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Sardjito, Senin (14/9/2026).

Ikhsan sebelumnya mengalami kecelakaan tunggal saat hendak menuju Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (12/9/2026).

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.40 WIB di Jalan Padjajaran, depan Makam UGM, Dusun Manggung, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Saat itu, Ikhsan mengendarai sepeda motor Honda GL Pro bersama Viano Sultan Muhammad Faisal (21), yang juga merupakan suporter PSS Sleman asal Sleman. Keduanya melaju dari arah barat menuju timur.

Saat melintasi ruas jalan yang menikung, pengendara diduga tidak mampu menguasai laju kendaraan. Motor kemudian menabrak divider tengah jalan dan tiang lampu penerangan sebelum kedua korban terjatuh.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro sebelumnya menjelaskan, kecelakaan tersebut mengakibatkan kedua korban mengalami luka-luka.

Viano mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Ikhsan mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito untuk mendapatkan perawatan intensif.

Setelah dua hari menjalani perawatan, kondisi Ikhsan akhirnya memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia pada Senin (14/9/2026).

Kepergian Ikhsan menambah duka keluarga besar suporter PSS Sleman yang dalam beberapa hari terakhir kehilangan dua anggotanya akibat kecelakaan dalam perjalanan menuju stadion.

Executive Representative PSS sekaligus Suporter Liaison Officer (SLO) PSS, Vita Subiyakti, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Viano dan Ikhsan.

Vita mengatakan, kehilangan dua suporter tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju stadion juga memiliki risiko yang harus diperhatikan bersama.

Menurut dia, keselamatan harus menjadi perhatian utama suporter, baik ketika berangkat menuju stadion maupun saat perjalanan pulang setelah pertandingan. “Tidak ada pertandingan yang lebih penting dari keselamatan,” tegas Vita.

Ia juga mengingatkan suporter agar tidak mengabaikan keselamatan karena terburu-buru mengejar pertandingan atau ingin segera tiba di stadion. “Jaga diri, jaga kawan,” pungkasnya.

Tragedi tersebut menjadi peringatan bagi seluruh suporter PSS Sleman agar lebih berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju maupun meninggalkan stadion. (waw)

Berita Terkait

‎Ulang Tahun ke-56, Sekda Yogyakarta Ajak Jajaran Kompak Melayani Warga
Danrem 072/Pamungkas Gebrak Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026
PS Condongcatur Ledakkan Talenta Muda, Bidik Juara Liga Sleman
Produktivitas Jadi PR, 59 Pekebun Sawit Sumsel Didorong Berbenah
Budaya Jawa Jadi Benteng Keluarga Hadapi Tantangan Modern
Danais Bukan Uang Kraton, Warga Desak Transparansi Dibuka
Margorejo Perkuat Pengelolaan Keuangan Kalurahan melalui Siskeudes
Guru Piket Korban Keracunan MBG Tuntut Biaya RS Ditanggung

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:27 WIB

‎Ulang Tahun ke-56, Sekda Yogyakarta Ajak Jajaran Kompak Melayani Warga

Selasa, 15 September 2026 - 12:57 WIB

Danrem 072/Pamungkas Gebrak Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026

Selasa, 15 September 2026 - 11:35 WIB

Ikhsan Meninggal, Suporter PSS Sleman Kembali Berduka Tragis

Selasa, 15 September 2026 - 08:25 WIB

Produktivitas Jadi PR, 59 Pekebun Sawit Sumsel Didorong Berbenah

Selasa, 15 September 2026 - 08:02 WIB

Budaya Jawa Jadi Benteng Keluarga Hadapi Tantangan Modern

Berita Terbaru

Yogyakarta

Danrem 072/Pamungkas Gebrak Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:57 WIB