Hari Kelima SAR, Polda Banten Fokus Cari Korban di Perairan Pulau Sertung

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Memasuki hari kelima operasi pencarian terhadap rombongan awak kapal dan awak media yang mengalami lost contact di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Polda Banten bersama tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran pada Sabtu (12/09).

Penyisiran hari kelima dilakukan dengan menggunakan kapal patroli KP Sanjaya dari Pelabuhan Pelindo Ciwandan menuju wilayah Pulau Sertung. Jarak yang ditempuh mencapai kurang lebih 40 mil, dengan total perjalanan pergi dan kembali sekitar 80 mil selama kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa pencarian hari kelima difokuskan pada pemantauan wilayah perairan di sekitar Pulau Sertung, termasuk area yang berkaitan dengan titik terakhir rombongan mengalami lost contact.

“Pagi hari ini kita melakukan pencarian hari kelima. Dari Pelabuhan Ciwandan kita menuju Pulau Sertung dengan jarak kurang lebih 40 mil. Nanti perjalanan pergi dan kembali kurang lebih 80 mil,” ujarnya.

Selanjutnya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pencarian, personel tidak melakukan aktivitas turun ke Pulau Sertung karena masih mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi Gunung Anak Krakatau yang berada pada Level III atau Siaga.

“Kita memantau secara umum situasi yang ada di sekitar laut. Kita juga mengantisipasi kemungkinan adanya benda-benda atau puing kapal serta berkoordinasi dengan para nelayan yang beraktivitas di sekitar wilayah tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Hengki mengungkapkan terkait kondisi Gunung Anak Krakatau, Polda Banten tetap mengikuti arahan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Dengan status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III, aktivitas pencarian tetap memperhatikan batas aman dengan radius minimal 3 kilometer dari kawah aktif.

“Radiusnya masih zona yang berbahaya. Kita mengikuti arahan PVMBG yang memantau Level III atau Siaga, sehingga ada batas radius 3 kilometer yang harus kita patuhi,” ungkapnya.

Terkait penemuan dua buah life jacket dalam beberapa hari terakhir, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan konfirmasi kepada pemilik kapal, benda-benda tersebut dipastikan bukan merupakan perlengkapan keselamatan milik KM Arupadatu 1.

“Untuk penemuan pertama, satu life jacket dan pelampung warna putih, setelah kita konfirmasi kepada pemilik kapal, Bapak Sandi Wiarsa, bukan merupakan sarana keselamatan yang dimiliki kapal Arupadatu 1. Termasuk penemuan pada hari keempat, satu life jacket juga sudah dikonfirmasi dan bukan milik kapal tersebut,” jelasnya.

Irjen Pol Hengki mengatakan bahwa dalam operasi hari kelima, pembagian sektor pencarian tetap dikoordinasikan oleh Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan.

“Untuk pembagian sektor sudah diatur oleh Basarnas. Beberapa sektor dan kapal bergerak sesuai pembagian tugas, termasuk dari Angkatan Laut, Basarnas dan nelayan tradisional. Pola pencarian terus dievaluasi bersama dengan mempertimbangkan situasi, cuaca, keselamatan serta informasi terbaru selama operasi,” katanya.

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki berharap rombongan yang masih belum ditemukan dapat segera diketahui keberadaannya dalam kondisi selamat.

“Kami berharap kegiatan di hari kelima pencarian ini dapat membuahkan hasil. Yang paling utama, kami berharap mereka dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Kita semua terus berdoa untuk itu,” tutupnya. (lsi)

Sumber : Bidhumas

Berita Terkait

Gubernur Andra Soni Buka FORPROV II Banten 2026: Momentum Wujudkan Masyarakat Banten Bugar dan Produktif
Wujudkan Syiar Islam yang Inklusif, MTQ XVII Tangsel Beri Ruang Berkelanjutan Bagi Difabel
Tongkat Komando Satbrimob Polda Banten Berganti, Kombes Pol Hadi Saepul Rahman Resmi Bertugas
Wagub Dimyati Harap Ajang Ide.Ind 2026 Melahirkan Produk Modern Beridentitas Banten
Genjot Investasi dan Ekonomi, Pemprov Banten Pangkas Perizinan Waralaba
Diharapkan Bebaskan Bitung dari Macet, Menko AHY dan Andra Soni Tinjau Underpass
Tanggulangi Banjir Banten, AHY dan Andra Soni Susun Strategi di Kali Perancis
Jaga Stabilitas Pangan Daerah, Pemprov Banten Kawal Pasokan Pupuk dan Tindak Tegas Penyelewengan

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:42 WIB

Gubernur Andra Soni Buka FORPROV II Banten 2026: Momentum Wujudkan Masyarakat Banten Bugar dan Produktif

Sabtu, 7 November 2026 - 22:27 WIB

Wujudkan Syiar Islam yang Inklusif, MTQ XVII Tangsel Beri Ruang Berkelanjutan Bagi Difabel

Sabtu, 7 November 2026 - 13:34 WIB

Tongkat Komando Satbrimob Polda Banten Berganti, Kombes Pol Hadi Saepul Rahman Resmi Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 19:18 WIB

Wagub Dimyati Harap Ajang Ide.Ind 2026 Melahirkan Produk Modern Beridentitas Banten

Jumat, 6 November 2026 - 18:17 WIB

Genjot Investasi dan Ekonomi, Pemprov Banten Pangkas Perizinan Waralaba

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎Ribuan Pelari Serbu Denggung, Harda Lepas Sembada Run 2026

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:00 WIB

Yogyakarta

SEGO GUDANGAN Ajak Warga Yogya Guyub, Malioboro Tetap Damai

Minggu, 8 Nov 2026 - 11:50 WIB