JOGJAOKE.COM, Sleman – PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman memperingati Hari Bakti ke-34 dengan meneguhkan komitmen meningkatkan profesionalisme, inovasi, dan pelayanan masyarakat.
Peringatan berlangsung Sabtu (7/11) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Daengan, Kantor Unit Depok, Sleman, dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah.
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat terkait turut menghadiri peringatan tersebut.
Mengusung tema Bersatu dalam Sinergi Bertransformasi Wujudkan Misi, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen perusahaan.
Direktur PDAM Tirta Sembada Edy Nugroho mengatakan, peringatan Hari Bakti bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan komitmen bersama.
”Tema tahun ini memiliki makna penting tentang kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi seluruh elemen perusahaan,” ujar Edy Nugroho.
Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak dapat dicapai sendiri, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
Edy menegaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan air bersih masyarakat Sleman.
”Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat inovasi, serta menjaga kualitas pelayanan,” tegasnya saat menyampaikan komitmen perusahaan.
Berbagai kegiatan sosial turut mewarnai peringatan tersebut, mulai anjangsana kepada mantan direktur hingga mengunjungi pegawai yang telah purna tugas.
PDAM Tirta Sembada juga menggelar bakti sosial sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.
Kegiatan donor darah, doa bersama, serta penanaman pohon turut dilaksanakan untuk memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan perusahaan.
Selain itu, perusahaan menjalankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Namun, Harda mengingatkan seluruh jajaran pengurus hingga staf agar tidak terlena dan terus menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
”Saya meminta seluruh jajaran bekerja tegas, disiplin, serta menghindari praktik-praktik yang tidak profesional dalam menjalankan tanggung jawab,” pesan Harda.
Bupati juga menekankan pentingnya evaluasi rutin untuk mengantisipasi kesalahan operasional sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan pelayanan air bersih.
”Lakukan evaluasi rutin secara berkala untuk mencegah potensi kesalahan operasional,” kata Harda saat memberikan arahan kepada jajaran perusahaan.
Dia juga meminta koordinasi antara PDAM dan Pemkab Sleman diperkuat, terutama dalam pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih masyarakat.
“Jaga kerukunan, utamakan pelayanan, jauhi korupsi, dan dekatkan diri kepada Tuhan,” pesan Harda, menegaskan pentingnya integritas seluruh pegawai perusahaan.(ady)






