Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera Jadi Episentrum Kegiatan Keagamaan, Herman Deru Beri Apresiasi

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru mengapresiasi hadirnya Rumah Tahfidz Al-Qur’an khusus penyandang disabilitas tuli yang menjadi rumah tahfidz tuli pertama di Pulau Sumatera.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfidz Tuli Roudhatul Ashom di Kompleks Perumahan Privilage, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sabtu (15/8/2026).

Herman Deru menilai pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an tersebut merupakan sebuah inisiatif yang sangat mulia. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan terlibat dalam mewujudkan rumah tahfidz khusus bagi penyandang disabilitas tuli.

“Mulianya sekali cara kita meresmikan rumah tahfidz pertama di Pulau Sumatera khusus untuk tuli. Saya ucapkan terima kasih kepada semua penggagas. Mudah-mudahan ini menjadi prestasi sekaligus amal ibadah bagi semua yang terlibat,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, keberadaan rumah tahfidz tuli tersebut sejalan dengan program yang sejak periode pertama kepemimpinannya terus digaungkan, yakni upaya memerangi buta aksara Al-Qur’an melalui gerakan keagamaan yang inklusif.

Salah satu langkah yang dicetuskan Herman Deru adalah program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz. Ia mengakui, pada awalnya program tersebut sempat diragukan dapat terwujud karena membutuhkan komitmen dan dukungan dari berbagai pihak.

“Semua ragu, termasuk saya, untuk mewujudkan itu. Meskipun ragu, kita diberi keberanian dengan perhitungan-perhitungan yang matang. Ternyata dua tahun sejak dicanangkan, semua terpenuhi. Satu desa satu rumah tahfidz, meskipun dalam pelaksanaannya tentu ada tantangan,” katanya.

Herman Deru menegaskan bahwa rumah tahfidz tidak semata-mata dicirikan oleh bentuk atau bangunan fisik. Lebih dari itu, rumah tahfidz merupakan tempat berlangsungnya proses belajar dan mengajar Al-Qur’an secara berkelanjutan.

Ia menyebutkan, memasuki tahun keempat pelaksanaan program tersebut, jumlah rumah tahfidz di Sumatera Selatan telah mencapai sekitar 5.000. Menurutnya, capaian itu bukan hanya prestasi pemerintah atau pencetus program, melainkan hasil kerja para penggiat dan masyarakat yang secara konsisten menghidupkan kegiatan belajar Al-Qur’an.

“Tahun keempat rumah tahfidz itu mencapai 5.000. Ini bukan hanya prestasi pencetus, tetapi juga para penggiat. Tantangan kita saat itu adalah penyebaran para qari dan qariah,” jelasnya.

Karena itu, Herman Deru menyambut baik hadirnya Rumah Tahfidz Al-Qur’an khusus penyandang disabilitas tuli. Ia berharap tempat tersebut tidak hanya menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi saudara-saudara penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan keagamaan mereka.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat. Mudah-mudahan tempat ini menjadi episentrum kegiatan keagamaan bagi saudara-saudara disabilitas, khususnya kaum tuli,” ungkapnya.

Sementara itu, Owner Privilage Palembang, Ryoga Nugraha, mengatakan keberadaan Rumah Tahfidz Tuli tersebut merupakan yang kedua di Indonesia dan pertama di Sumatera.

Ryoga berharap keberadaan rumah tahfidz ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan akses pembelajaran Al-Qur’an yang setara bagi penyandang disabilitas tuli. Dengan metode pembelajaran yang disesuaikan, para peserta didik tuli dapat memperoleh kesempatan untuk belajar, memahami, dan menghafal Al-Qur’an.

“Ini juga menjadi bentuk nyata untuk menghadirkan pendidikan keagamaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter
Sambut Kajati Sumsel Baru, Herman Deru Dorong Penegakan Hukum yang Humanis
Herman Deru Dorong Tol Palembang-Betung Segera Difungsionalkan untuk Nataru 2026
Simak Pidato Presiden, Herman Deru Soroti Fokus Pemerintah Tuntaskan Persoalan Bangsa
491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga
Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah
Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG
Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera Jadi Episentrum Kegiatan Keagamaan, Herman Deru Beri Apresiasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Sambut Kajati Sumsel Baru, Herman Deru Dorong Penegakan Hukum yang Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Herman Deru Dorong Tol Palembang-Betung Segera Difungsionalkan untuk Nataru 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Simak Pidato Presiden, Herman Deru Soroti Fokus Pemerintah Tuntaskan Persoalan Bangsa

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Dasar Dalam Memahami dan Mengimplementasikan UULLAJ

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:17 WIB