Kirab Malioboro Merah Putih Kobarkan Persatuan Sambut HUT Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Yogyakarta bergemuruh ketika sekitar 1.000 peserta memadati Kirab Malioboro Merah Putih, Sabtu(15/8/2026), menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat “persatuan” bersama kuat.
‎
Kirab yang digelar Korem 072/Pamungkas dimulai pukul 15.30 WIB, mengambil rute Tugu Pal Putih menuju Jalan Mangkubumi hingga Titik Nol Kilometer dengan tertib.
‎
Sang Merah Putih diarak bersama masyarakat, menjadi simbol bahwa kemerdekaan bukan milik kelompok tertentu, melainkan seluruh anak bangsa Indonesia tanpa terkecuali, bersama-sama penuh.
‎
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono hadir bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Forkopimda dalam kirab tersebut sore itu.
‎
Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, Kajati DIY Sri Kuncoro, serta Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo turut hadir.
‎
Rangkaian kirab semakin semarak karena melibatkan Tentara Keraton, Drumband Keraton, Paskibraka, TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, seniman, musisi, komunitas, dan masyarakat dalam persatuan.
‎
Peserta berjalan melintasi Jalan Mangkubumi, Rel Teteg, Gedung Kepatihan, kemudian menyusuri Malioboro sebelum mencapai Titik Nol Kilometer Yogyakarta sebagai tujuan akhir kirab bersama.
‎
Di depan Gedung Kepatihan sekitar pukul 16.18 WIB, rombongan disambut Gubernur DIY bersama Forkopimda dan Tentara Keraton dengan iringan Drumband Keraton secara khidmat.
‎
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat sebelum rombongan kembali bergerak menuju kawasan Malioboro, membawa semangat kebangsaan yang terus digaungkan sepanjang perjalanan menuju pusat kota antusias.
‎
Salah satu perhatian utama tertuju pada Patung Pancasila yang dibawa delapan personel dari berbagai unsur sebagai simbol keberagaman dalam satu barisan kebangsaan Indonesia.
‎
Pembawaan Patung Pancasila itu menegaskan pesan kuat bahwa perbedaan bukan alasan untuk berjarak, tetapi kekuatan bersama menjaga persatuan dan kebhinekaan bangsa Indonesia bersama.
‎
Setibanya di Titik Nol Kilometer sekitar pukul 17.07 WIB, seluruh peserta berkumpul mengikuti puncak kegiatan berupa pembentangan Sang Merah Putih bersama secara khidmat.
‎
Suasana semakin menggetarkan ketika bendera dibentangkan, kemudian dilanjutkan prosesi pelipatan sebagai penghormatan terhadap simbol negara dan perjuangan para pendahulu bangsa secara nasional khidmat.
‎
Danrem 072/Pamungkas menekankan bahwa kirab tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan, merawat kebhinekaan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air Indonesia secara bersama-sama bersama.
‎
Kegiatan ini juga menunjukkan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah, komunitas, seniman, mahasiswa, dan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan secara bersama di tengah masyarakat lokal.
‎
Beragam latar belakang peserta melebur dalam satu barisan, membuktikan keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk mempererat kebersamaan dan menghidupkan semangat gotong royong dan kebangsaan.
‎
Melalui Kirab Malioboro Merah Putih, masyarakat diajak mengisi kemerdekaan dengan persatuan, kepedulian, kerja bersama, serta tekad membangun Indonesia yang berdaulat dan makmur bersama.
‎
Langkah ribuan peserta di jantung Yogyakarta akhirnya menjadi pesan terbuka: kemerdekaan harus dirawat bersama, kebhinekaan dijaga, dan persatuan terus dikokohkan setiap generasi bersama.(waw)

Berita Terkait

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono
‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta
Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat
‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton
Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan
Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:25 WIB

‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:20 WIB

‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:29 WIB

Yogyakarta

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:20 WIB