Rumput Kering Dibakar, Api Ladang di Sembung Nyaris Kepung Rumah

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – Api membesar saat warga membakar rumput kering ladang di desa Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (12/8/2026) siang hingga mengancam permukiman warga sekitar.
‎
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Sembung RT 1 RW 29, ketika aktivitas pembersihan lahan dilakukan pemiliknya saat itu warga setempat.
‎
Pemilik lahan diketahui bernama Agus, 65 tahun, warga Jalan MT Haryono, sementara lahan berada di wilayah desa Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman.
‎
‎Menurut keterangan di lokasi, rumput kering dibakar untuk mempermudah pembersihan ladang sebelum api kemudian membesar dan sulit dikendalikan warga hingga akhirnya membesar.
‎
Tris mengakui dirinya melakukan pembakaran rumput kering tersebut sebagai bagian dari upaya membersihkan lahan agar lebih mudah ditanami kembali.
‎
Namun, keterangan berbeda disampaikan Ari, yang menyebut kebakaran diduga terjadi akibat puntung rokok yang di buang sembarangan.
‎
Perbedaan keterangan itu membuat aparat kepolisian masih menelusuri kronologi sebenarnya untuk memastikan penyebab api yang membesar di lokasi kejadian.
‎
Api yang terus membesar dikhawatirkan merambat menuju rumah warga, sehingga penanganan segera dilakukan untuk mencegah dampak lebih luas di kawasan permukiman tersebut.
‎
Dua mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Sleman kemudian dikerahkan menuju lokasi untuk menjinakkan kobaran api tersebut secepat mungkin di lokasi kejadian.
‎
Petugas pemadam berupaya mengendalikan api agar tidak menjalar ke area permukiman warga yang berada tidak jauh dari ladang sejak siang tadi tersebut.
‎
Warga sekitar turut memperhatikan proses pemadaman sambil mengantisipasi kemungkinan api kembali membesar akibat kondisi rumput kering di sekitar lokasi selama proses berlangsung.
‎
Petugas Polsek Gamping juga datang melakukan penanganan awal serta mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut di wilayah tersebut setempat.
‎
Widodo, petugas Polsek Gamping, mengatakan kepolisian saat ini masih menelusuri pemilik lahan dan rangkaian kejadian kebakaran tersebut secara menyeluruh secara menyeluruh.
‎
“ Saat ini kami masih menelusuri pemilik lahan,” ujar Widodo ketika memberikan keterangan kepada jogjaoke.com terkait penanganan kebakaran di lokasi tersebut saat ini tersebut.
‎
Polisi juga masih mendalami keterangan para saksi, termasuk informasi mengenai pembakaran rumput dan dugaan puntung rokok yang disebut Ari hingga kini.
‎
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah pembakaran rumput menjadi pemicu utama atau terdapat faktor lain yang menyebabkan api membesar hingga mengancam warga sekitar.(waw)

Berita Terkait

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono
‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta
Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat
‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton
Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan
Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:25 WIB

‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:20 WIB

‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:29 WIB

Yogyakarta

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:20 WIB