JOGJAOKE.COM, Sleman – Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sleman menggandeng Kalurahan Condongcatur menggelar Pekan Pembayaran PBB-P2 dan PKB, mempermudah layanan perpajakan masyarakat setempat.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Kromoredjan Kalurahan Condongcatur, Selasa, menghadirkan kolaborasi BKAD, KPPD Sleman, Bank Mandiri, serta pemerintah kalurahan demi pelayanan terbaik masyarakat.
Program tersebut menjadi langkah strategis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sekaligus memperluas akses pembayaran pajak melalui pelayanan langsung lebih mudah, cepat, dan efisien.
Pelaksanaan kegiatan dipadukan program unggulan SEMANIS MADU sehingga masyarakat memperoleh layanan pemerintahan, perpajakan, perbankan, hingga produk UMKM dalam satu lokasi terpadu.
Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan BKAD Sleman, Safirta Harya Rekyani, menegaskan kegiatan merupakan strategi jemput bola meningkatkan kepatuhan wajib pajak masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan ini meningkatkan penerimaan PBB-P2 dan opsen PKB sekaligus memberi kemudahan karena layanan hadir lebih dekat,” ujar Safirta kepada peserta kegiatan.
Safirta menjelaskan pelayanan serupa berlanjut di Kalurahan Caturtunggal pada Rabu, kemudian Kalurahan Sinduadi, memperluas jangkauan pelayanan perpajakan kepada masyarakat Kabupaten Sleman.
“Kolaborasi bersama pemerintah kalurahan menjadi kunci menghadirkan pelayanan pajak yang semakin mudah, efektif, dan menjangkau seluruh wajib pajak,” tambah Safirta menegaskan.
PIC Bank Mandiri Sleman, Rafif Jagad, mengatakan masyarakat dapat membuka rekening Livin’ by Mandiri sebelum membayar PBB-P2 secara digital dengan pendampingan langsung.
“Pembayaran melalui Livin’ langsung tercatat dalam sistem sehingga lebih praktis, cepat, aman, serta tersedia doorprize dan pendampingan pembukaan rekening,” jelas Rafif Jagad.
Kaur Danarta Kalurahan Condongcatur, Fernandya Riski Hartantri, mengungkapkan realisasi pembayaran PBB-P2 hingga Selasa telah mencapai 78,82 persen dari total ketetapan pajak daerah.
Dari 11.940 Nomor Objek Pajak senilai Rp8,65 miliar, realisasi pembayaran telah menembus Rp6,81 miliar, menunjukkan antusiasme masyarakat terus meningkat membayar pajak tepat waktu.
“Kami optimistis target penerimaan PBB-P2 tahun 2026 tercapai melalui dukungan seluruh padukuhan serta meningkatnya kesadaran masyarakat,” kata Fernandya penuh keyakinan optimistis.
Panewu Depok, Rakhmad Harinawan, mengapresiasi sinergi BKAD Sleman bersama Kalurahan Condongcatur karena menghadirkan pelayanan publik terpadu yang memudahkan seluruh masyarakat setempat.
“SEMANIS MADU layak menjadi pelopor pelayanan publik terpadu karena menghadirkan layanan lebih mudah, cepat, dekat, efisien, dan bermanfaat,” ungkap Rakhmad Harinawan.
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kesadaran membayar pajak demi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.(ady)






