Mendagri Tito Tekankan Peran Strategis Lulusan IPDN dalam Transformasi ASN

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jatinangor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi agen perubahan di tengah kehidupan Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, sebagai lulusan IPDN, mereka diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan berintegritas di lingkungan ASN.

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat memberikan pembekalan kepada Praja Utama Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan kuliah umum bagi calon wisudawan sebelum berkecimpung di dunia birokrasi sebagai aparatur negara.

“Bagaimana caranya membuat 6,5 juta [ASN] ini semuanya bisa efisien. Paling enggak mayoritas. Perlu ada agent of change. Harus ada agen pembaruan yang bisa merubah mereka,” katanya.

Mendagri menjelaskan, lulusan IPDN memiliki peran strategis untuk menjadi agen perubahan di lingkungan ASN. Dengan jumlah ASN yang mencapai sekitar 6,5 juta orang, dibutuhkan figur-figur yang mampu membawa perubahan positif dalam budaya kerja birokrasi.

Menurut Mendagri, lulusan IPDN juga memiliki keunggulan dibandingkan lulusan perguruan tinggi lainnya. Selain dibekali kemampuan akademik di bidang pemerintahan, mereka juga ditempa melalui pendidikan karakter, kedisiplinan, integritas, serta pembinaan fisik dan mental sehingga diharapkan siap menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

“IPDN ini juga dilengkapi tidak hanya dengan kemampuan akademik, tapi juga kesehatan dan kesamaptaan fisik mereka dan juga mental ideologi. Artinya integritas yang dididik, disiplin, tepat waktu, dan lain-lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan bahwa IPDN merupakan salah satu lembaga pendidikan kedinasan yang secara khusus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pemerintahan. Selama empat tahun masa pendidikan, para praja dibekali ilmu pemerintahan sebagai bekal untuk menjalankan tugas-tugas birokrasi.

Karena itu, Mendagri mendorong para calon wisudawan agar menjadi ASN yang bekerja secara efektif dan efisien. Peningkatan kualitas kinerja aparatur, kata dia, menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Mendagri juga mengingatkan para calon wisudawan agar memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari ASN.

“[Alumni IPDN] memiliki civil service. Artinya civil administration, Aparatur Sipil Negara yang mampu menjalankan pemerintahan, roda pemerintahan, administrasi pemerintahan dengan efektif dan efisien,” tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, Rektor IPDN Halilul Khairi, serta civitas academica IPDN, khususnya Praja Utama Angkatan XXXIII.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Menuju Kota Banjar Bebas TB, Wiyagus Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor
Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Disinergikan dengan Perencanaan Daerah
Perkuat Sinergi dan Tata Kelola, Dekranas, TP PKK, TP Posyandu Dorong Kesejahteraan
Ribka Haluk Dorong Inovasi Jadi Penggerak Transformasi Pembangunan NTT
Wamendagri Bima Arya: Kepala Daerah Punya Peran Penting dalam Menjaga Kebebasan Beragama
Penanganan TB Tak Bisa Bertumpu pada Sektor Kesehatan, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi
Dukung Indonesia ASRI, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Gerakan Menanam Pohon
Pemerintah Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota, Pembahasan Berlanjut ke Paripurna

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WIB

Menuju Kota Banjar Bebas TB, Wiyagus Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor

Selasa, 22 September 2026 - 10:18 WIB

Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Disinergikan dengan Perencanaan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 08:59 WIB

Perkuat Sinergi dan Tata Kelola, Dekranas, TP PKK, TP Posyandu Dorong Kesejahteraan

Senin, 21 September 2026 - 23:56 WIB

Ribka Haluk Dorong Inovasi Jadi Penggerak Transformasi Pembangunan NTT

Senin, 21 September 2026 - 23:25 WIB

Penanganan TB Tak Bisa Bertumpu pada Sektor Kesehatan, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi

Berita Terbaru