Staf Ahli TP PKK Pusat Tekankan Sinergi Posyandu, PKK, dan Dinas Terkait untuk Optimalkan Layanan

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Nagekeo – Staf Ahli Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Yane Bima Arya mendorong kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Posyandu Kelurahan Danga, Kabupaten Nagekeo, NTT, Kamis (25/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Yane menjelaskan, Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan yang tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak. Sejak 2024, layanan Posyandu mencakup enam bidang SPM, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), serta sosial.

“[Saat ini] Posyandu bukan hanya urusan bayi, ibu hamil, tapi juga remaja, usia subur, dan sampai lansia,” ungkap Yane.

Transformasi ini dinilai penting karena bertujuan memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi. Karena itu, ia mendorong kader Posyandu lebih aktif mencatat kebutuhan masyarakat sesuai enam bidang SPM, mulai dari pembinaan pendidikan, pemantauan pengelolaan sampah, penyediaan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), hingga pendampingan trauma pascabencana.

“Kita dorong setiap Posyandu memiliki enam pelayanan standar pelayanan minimal tersebut,” ucapnya.

Terkait dukungan anggaran, Yane menegaskan kader Posyandu tidak perlu khawatir karena setiap bidang layanan menjadi kewenangan dan tanggung jawab dinas terkait. Ia juga mengingatkan pentingnya memasukkan kebutuhan tersebut ke dalam perencanaan daerah agar memperoleh alokasi anggaran.

“Jadi, misalnya yang berkaitan dengan pelayanan sosial kita gandeng Dinas Sosial, ketertiban umum kita gandeng Satpol PP, dari pendidikan sudah jelas Dinas Pendidikan, PU oleh PUPR. Nah, itu semuanya digandeng,” jelasnya.

Selain sinergi antardinas, Yane menekankan pentingnya kolaborasi antara Posyandu dan PKK. Menurutnya, PKK berperan sebagai penggerak dan pemberi edukasi sehingga program Posyandu dapat berjalan lebih optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Yane juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat. Bantuan itu berasal dari TP PKK, Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), serta Badan Gizi Nasional (BGN).

“Saya ingin menitipkan kepada kami semua rombongan untuk menyampaikan amanah, sembako yang akan kami berikan ini dari Seruni, Seruni itu ikatan istri-istri menteri, dari PKK, dan juga dari Badan Gizi Nasional,” tandasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok
Mendagri Tito Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Sistem dan Budaya Integritas Cegah Korupsi
Wamendagri Minta DPRD Pastikan APBD Berdampak Nyata, Tak Hanya Penuhi Administrasi
Kemendagri Jaga Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi, Kata Mendagri
KPPD Lemhannas Jadi Momentum, Wamendagri Wiyagus Dorong Kemitraan Strategis Kepala Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong Kepala Daerah Saling Belajar demi Percepatan Pembangunan
Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Wamendagri Ribka Haluk Upayakan Proyek KPP Empat DOB Papua Masuk Program Strategis Nasional

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:41 WIB

Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:35 WIB

Mendagri Tito Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Sistem dan Budaya Integritas Cegah Korupsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:30 WIB

Wamendagri Minta DPRD Pastikan APBD Berdampak Nyata, Tak Hanya Penuhi Administrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Kemendagri Jaga Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi, Kata Mendagri

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:06 WIB

KPPD Lemhannas Jadi Momentum, Wamendagri Wiyagus Dorong Kemitraan Strategis Kepala Daerah

Berita Terbaru