Kepemimpinan Bisnis Tidak Cukup Berlandaskan Hukum, Alumni UMY Tekankan Pentingnya Etika

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto pemilik PT. Indonesia Plafon Semesta, Adit Setiawan

Foto pemilik PT. Indonesia Plafon Semesta, Adit Setiawan

JOGJAOKE.COM, Integritas dan pemahaman hukum menjadi bekal penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan alumni Program Studi Hukum Program Magister Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sekaligus pemilik PT. Indonesia Plafon Semesta, Adit Setiawan, S.H., M.H., CBL., dalam acara Kuliah Umum Bersama Alumni yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana UMY, Sabtu (13/6).

Menurutnya, hukum tidak hanya dipahami sebagai seperangkat aturan, melainkan fondasi yang mampu menciptakan kepercayaan sekaligus menjaga keberlanjutan sebuah bisnis. Pemahaman tersebut menjadi salah satu bekal yang membantunya dalam perjalanan dari bangku kuliah hingga dipercaya memimpin sejumlah perusahaan di berbagai sektor usaha.

Ia menegaskan keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memahami aspek legal, tetapi juga oleh kemampuannya membangun kepercayaan dengan berbagai pihak. Hukum memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan yang sehat antara perusahaan dengan mitra, karyawan, maupun konsumen.

“Hukum bukan sekadar aturan di atas kertas, melainkan fondasi untuk membangun trust atau kepercayaan dan menjaga keberlanjutan bisnis. Karena itu, seorang pemimpin tidak hanya dituntut memahami aspek legal, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai yang mendukung terciptanya hubungan yang baik dengan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adit menekankan bahwa kepemimpinan dalam dunia bisnis tidak cukup hanya berlandaskan pada kepatuhan terhadap aturan. Etika memiliki peran yang tidak kalah penting karena menjadi pedoman moral dalam menjalankan amanah dan mengambil keputusan.

“Hukum adalah standar minimum, sedangkan etika merupakan kompas moral. Nilai-nilai yang dipelajari di bangku kuliah, terutama integritas, menjadi kunci utama ketika seseorang memegang jabatan direksi. Kepemimpinan tidak hanya soal kemampuan mengelola perusahaan, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan dan bertindak berdasarkan nilai yang benar,” jelas Adit.

Untuk itu, Adit mengajak mahasiswa Hukum Program Magister UMY untuk tidak hanya berfokus pada hafalan pasal-pasal hukum saja. Pemahaman terhadap alasan di balik lahirnya suatu aturan jauh lebih penting agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara relevan di tengah perkembangan dunia yang terus berubah. Selain itu, kemampuan beradaptasi dan membangun jejaring juga menjadi bekal yang perlu dipersiapkan sejak berada di lingkungan kampus.

“Jangan hanya hafal pasal, tetapi pahami logika di balik hukum dan mengapa aturan itu ada. Dunia bisnis bergerak lebih cepat daripada regulasi, sehingga kita harus mampu beradaptasi dan tetap taat asas. Pada akhirnya, bisnis adalah tentang manusia dan hukum menjadi alat untuk menjaga hubungan tersebut agar tetap harmonis,” tegasnya.

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Geger Pantai Wediombo! Warga Berburu Teri, Sekali Pulang Bawa 4 Kilogram
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Pemkab Bandung Perjuangkan Tambahan Anggaran PBI Rp50 Miliar demi Layanan Kesehatan 12 Bulan Penuh
‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya
MRC No One Knows dan Perjalanan Panjang dari Rakit Bambu ke Gelaralam
Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Pasar Menanti Gebrakan Bereskan Fiskal Nasional
Adu Racik Barista Lampung Meriahkan Festival Krakatau XXXV

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Geger Pantai Wediombo! Warga Berburu Teri, Sekali Pulang Bawa 4 Kilogram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Rabu, 30 September 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Bandung Perjuangkan Tambahan Anggaran PBI Rp50 Miliar demi Layanan Kesehatan 12 Bulan Penuh

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WIB

‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya

Berita Terbaru

Yogyakarta

Hujan Reda, Merah Putih Berkibar, Semangat Pemuda Depok Membara

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:01 WIB